ADAKITANEWS, Tulungagung – Berbagai cara dilakukan para pendagang sapi untuk menarik pembelinya, tak terkecuali pedagang sapi kurban di Tulungagung. Mereka rela mengeluarkan biaya lebih untuk merawat serta mendandani sapi di salon, agar sapinya tampil menarik. Tak pelak musim kurban kali ini kemudian membawa berkah tersendiri bagi para penjual jasa salon sapi, salah satunya seperti yang ada di Pasar Hewan Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.

=========

Adalah Nur Rohman, warga Desa Kauman Kecamatan Kauman yang menekuni jasa salon kecantikan keliling khusus untuk ternak sapi. Jasa salon ternak sapi keliling di pasar-pasar hewan sekitar Tulungagung tersebut hampir sama layaknya salon kecantikan manusia. Yakni dengan menawarkan jasa manicure pedicure pada tanduk dan kuku sapi.

Bersama tiga orang anaknya, Nur Rohman menekuni salon sapi keliling sejak puluhan tahun lalu. “Saya sudah sekitar sepuluh tahun menekuni pekerjaan ini. Awalnya, saya melakukan pekerjaan ini sendiri. Namun karena banyaknya langganan, akhirnya anak-anak saya ikut membantu,” katanya.

Untuk tarif membersihkan tanduk, Nur Rohman biasa mematok harga sebesar Rp 20 ribu, sedangkan untuk perawatan kuku Rp 20 ribu. Lain lagi jika ia dipanggil ke rumah pemilik sapi. Perawatan komplet meliputi perawatan tanduk dan kuku, Nur Rohman mematok tarif Rp 100 ribu per ekor.

Alat perlengkapan salon yang digunakan oleh Nur Rohman juga tidak sama seperti salon kecantikan untuk manusia. Ia biasa menggunakan gergaji, pahat, sabit, palu, gerinda, dan batu asah.

Nur Rohman menjelaskan, pada bagian tanduk perawatan tidak hanya dilakukan dengan cara membersihkan kotoran yang melekat pada tanduk saja. Namun juga menyempurnakan bentuk tanduk agar lebih rapi dan bersih. Yakni dengan cara dipotong, kemudian dirapikan menggunakan sabit, dan dihaluskan. Sedangkan pada kuku yang tumbuh terlalu panjang dan permukaan bagian bawah kuku yang tidak rata, dilakukan pemotongan menggunakan pahat, palu, sabit serta gerinda untuk merapikannya.

Momen hari raya Idul Adha saat ini, merupakan berkah tersendiri bagi Nur Rohman. Dalam sehari, ia bahkan mampu mendandani sekitar 10 hingga 25 sapi. Padahal hari-hari biasa, paling banyak hanya dua hingga lima ekor sapi saja.

Menurut pemilik sapi, dengan melakukan perawatan terhadap ternaknya di salon khusus sapi, selain sapi yang dimilikinya menjadi lebih bersih dan menarik, juga dapat mendongkrak harga jual sehingga sapi lebih cepat terjual.

“Adanya salon sapi ini sangat membantu pemilik sapi dalam melakukan perawatan. Agar sapi kelihatan menarik dan sehat, sehingga lebih cepat laku,” kata Kasman, pemilik sapi.

Menurutnya, perawatan serta pembersihan kuku pada ternak sapi mutlak harus dilakukan agar sapi merasa nyaman. Selain itu juga dengan dijaga kebersihannya, bakteri penyebab penyakit foot rot atau kutu busuk dapat dihindarkan. Kasman pun menyampaikan, sebaiknya perawatan untuk sapi dilakukan setiap enam bulan sekali.(ta1)

Keterangan gambar : Kuku sapi yang dirapikan jasa salon sapi.(foto : acta cahyono)