ADAKITANEWS, Jombang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jombang mendorong pemerintah agar Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) masuk dalam kategori tindak pidana.

Saat ditemui Tim Adakitanews.com di kantor PP Darul’Ulum Rejoso, Ketua MUI Jombang, KH Cholil Dahlan mengatakan bahwa LGBT merupakan salah satu dari bentuk perzinahan. Ia pun mendorong agar LGBT masuk dalam kategori tindak pidana.

“Kami sudah berbincang dengan pengurus MUI Jombang dan para sesepuh pondok pesantren di Jombang bahwa masalah LGBT masuk dalam tindak pidana,” tegas Ketua MUI Jombang, Selasa (30/01).

Perlunya LGBT masuk dalam ranah tindak pidana dimaksudkan agar ada penindakan yang jelas terkait jenis tindak pidana perzinahan. Seperti yang dikatakan oleh KH Cholil Dahlan bahwa selama ini Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) hanya mengatur perzinahan, sedangkan tidak menyebutkan perzinahan yang dilakukan oleh sesama jenis.

“Perzinahan itu tidak hanya sebatas yang dilakukan lawan jenis tetapi hubungan sejenis pun masuk dalam kategori perzinahan. Dengan demikian kalau ini kita dorong apakah LGBT itu bagian dari perzinahan otomatis masuk ranah hukum pidana. Kalau pidana siapapun bisa menuntut, dengan demikian kita punya kekuatan hukum yang positif dan bisa masuk ke pengadilan,” tandasnya.

Mencuatnya polemik soal LGBT tersebut setelah beberapa waktu lalu Mahkamah Konstitusi (MK) menolak adanya pengajuan gugatan uji materi tentang perzinahan dan hubungan sesama jenis. Hal tersebut pun juga santer diberitakan oleh beberapa media.

Menanggapi hal tersebut, Ketua MUI Jombang mendorong agar DPR membuat peraturan yang mengatur soal LGBT agar masuk dalam kategori perzinahan yang bisa dituntut sebagai tindak pidana.

“Kami mendorong pada pihak yang berwenang membuat undang-undang dalam hal ini Pemerintah dan lembaga legislatif, bahwa perzinahan itu tidak hanya sebatas yang dilakukan lawan jenis tetapi hubungan sejenis pun masuk dalam kategori perzinahan,” ujar KH Cholil Dahlan.(ar)

Keterangan gambar: Ketua MUI Jombang, KH Cholil Dahlan.(foto:adi rosul)