AdaKitaNews Daerah Musim Tahun Ajaran Baru, Kantor Pegadaian Mengalami Lonjakan Pembiayaan

Musim Tahun Ajaran Baru, Kantor Pegadaian Mengalami Lonjakan Pembiayaan

ADAKITANEWSIMG_8981-1, Tulungagung – Meskipun penerimaan siswa baru dan lebaran masih beberapa bulan lagi, namun Permintaan pembiayaan di Kantor Pegadaian Cabang Tulungagung sudah menunjukkan lonjakan. Selain merupakan siklus tahunan, juga disebabkan oleh kalangan para pengusaha konveksi yang memerlukan dana untuk produksi barang – barang kebutuhan siswa baru dan lebaran.

Eko Mudji Harijono menyatakan penerimaan siswa baru dan lebaran memang masih beberapa bulan lagi, namun transaksi pembiayaan di pegadaian cabang Tulungagung sudah terdeteksi adanya tren kenaikan. Permintaan kredit atau pembiayaan menunjukan peningkatan mulai dari 10% hingga 15% atau sekitar dua milyar rupiah dari bulan – bulan biasa.

“Meskipun tahun ajaran baru dan lebaran masih beberapa bulan, untuk kenaikan pembiayaan sudah mulai nampak dari 10% hingga 15%,” terangnya.

Kata dia, kondisi ini selain karena sudah menjadi siklus tahunan, juga dipicu oleh kalangan para pengusaha maupun pedagang. Utamanya pengusaha konveksi sudah memulai produksi untuk persiapan bahan – bahan kebutuhan tahun ajaran baru mulai dari baju, kaos kaki, hingga topi sekolah. Dan pada saat ini mereka atau para pengusaha sedang membutuhkan modal untuk pembelian bahan baku.

“Kondisi seperti ini sudah menjadi siklus tahunan, karena banyaknya pengusaha yang ingin memutar modal usahanya dimusim tahun ajaran baru. Terutama pengusaha konveksi,” jelasnya.

Masih menurut Eko sapaan akrabnya, meski terjadi kenaikan permintaan kredit dan pembiayaan, namun. Presentasenya masih terbilang kecil. Hal itu disebabkan karena pada saat ini bersamaan dengan masa panen, jadi masyarakat yang utamanya bukan pedagang justru banyak yang melakukan pelunasan.

“Meskipun adanya kenaikan permintaan kredit, untuk persentasenya masih dibilang kecil karena bersamaan dengan masa panen raya sehingga banyak para nasabah yang melakukan pelunasan,” tuturnya.

Eko menambahkan, rata – rata dalam satu hari kantor pegadaian cabang Tulungagung melayani sekitar seratus nasabah. Dengan total nilai pinjaman yang beredar di Masyarakat tidak kurang dari 15 Milyard rupiah. Jaminan atau Kolateral dari nasabah yang masih menjadi primadona adalah perhiasan Emas, kendaraan bermotor, dan alat – alat pertanian. Dan diprediksi puncak permintaan kredit akan terjadi pada bulan Juni mendatang. Pada bulan itulah, masyarakat banyak yang membutuhkan dana untuk biaya pendidikan dan lebaran. “Diprediksi puncak permintaan kredit terjadi pada bulan Juni mendatang,” pungkasnya. (Bram).