AdaKitaNews Daerah Nekat Parkir Di Tengah Jalan

Nekat Parkir Di Tengah Jalan

ADAKITANEWSparkir 1--1 Lamongan – Para pengguna jalan nekad parkir di tengah jalan raya KH Hasyim Asya’ari Kota Lamongan. Padahal, Dinas Perhubungan Kota Lamongan sudah melarang kendaraan untuk parkir di lokasi itu.

“Sebetulnya sudah berulang kali dilarang, tapi ya tetap membandel, ndak tahu bagaimana nanti tindakan dari Dinas Perhubungan,” ujar Hendri salah satu juru parkir alun-alun Kota Lamongan. Selasa (28/4) kepada tim adakitanews.com.

Untuk diketahui, jalan raya yang digunakan sebagai tempat parkir itu tepat berada di depan Masjid Agung Kota Lamongan, sehingga pihak juru parkir tidak menarik sepeserun.

“Kalau sebelah situ tidak ditarik karena itukan di depan masjid. Sebetulnya jalan itu digunakan kalau masjid ada acara, tapi malah disalah gunakan,” jelas Hendri.

Hendri berharap dinas terkait segera melakukan penertiban, karena kalau dibiarkan parkir di tengah jalan tersebut memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, “ Ya harusnya memang ditertibkan, kalau dibiarkan takutnya menimbulkan kecelakaan,” tuturnya.

Pantauan dari tim adakitanews.com, di seputaran alun-alun Kota Lamongan, selain tengah jalan raya depan masjid Agung dijadikan parkir liar mobil, puluhan pedagang kaki lima (PKL) juga terlihat berjubel memadati trotoar alun-alun sehingga mengganggu keindahan alun-alun.

Kondisi itu sangat timpang dengan baliho besar bergambar Bupati Lamongan yang mengkampanyekan untuk tetap melanjutkan Kota Lamongan sebagai kota Adipura Kencana, “Waduh saya tidak tahu masalah adipura kencana itu mas, yang penting saya kan jualan dan tidak merugikan orang lain,” kata salah seorang pedagang mie di seputaran alun-alun

Sayangnya hingga berita ini ditulis, pemerintah kabupaten Lamongan belum bisa dikonfirmasi terkait dengan PKL dan dijadikanya tengah jalan raya sebagai tempat parker.(Ham/Jati).

Keterangan Gambar : Salah satu sudut alun-alun kota yang semrawut parkirnya.