ADAKITANEWS, Tulungagung – Seorang perempuan tua ditemukan tewas mengambang di kolam ikan belakang rumahnya di Desa Pulosari Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung, Selasa (19/12) sekitar pukul 05.30 WIB. Katipah, 67, ditemukan sudah tidak bernyawa di kolam belakang rumahnya sendiri oleh Tukirin, 75, suaminya.

Tukirin mengatakan, sekitar pukul 05.00 WIB korban sudah bangun lalu pergi untuk jalan-jalan pagi. “Itu sudah menjadi kebiasaannya, setiap bangun tidur sekitar jam 05.00 WIB, mesti keluar untuk jalan-jalan,” ujar Tukirin.

Tukirin sendiri mengaku baru bangun tidur sekitar pukul 06.30 WIB. Saat bangun, Tukirin berusaha mencari istrinya, karena biasanya ketika dirinya bangun, istrinya sudah berada di rumah. Namun ketika mencari keseluruh ruangan rumahnya, tidak menemukan Katipah.

Setelah berkeliling mencari istrinya, Tukirin langsung terkejut ketika mendapati Katipah sudah mengapung di permukaan kolam ikan gurami dengan posisi tengkurap.

Sontak Tukirin berteriak meminta bantuan kepada tetangganya. Dengan dibantu Zaenuri dan Sujianto tetangganya, korban diangkat ke pinggir kolam, namun sudah dalam keadaan tidak bernapas.

Menurut keterangan beberapa tetangga, korban memang menderita sakit stroke, bahkan sudah sekitar dua tahunan. Meski demikian korban masih bisa berjalan, kendati harus dengan cara merambat. Diduga sebelum tercebur ke kolam, korban terpeleset saat berjalan di tepi kolam.

Kepolisian dan tim medis dari Puskesmas Ngunut yang datang ke lokasi dan melakukan identifikasi, tidak menemukan adanya bekas penganiayaan pada tubuh korban. Sementara atas permintaan pihak keluarga, korban akhirnya segera dimakamkan.(bac)

Keterangan gambar : Kolam ikan, saat korban ditemukan mengapung dan petugas kepolisian bersama tim medis memeriksa jasad korban.(ist)