width=

ADAKITANEWS, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk kembali memberikan hiburan bagi masyarakatnya. Kali ini melalui acara pameran bertajuk Ngandjoek Tempoe Doeloe, Pemkab ingin memberikan wawasan sekaligus mengingatkan tentang suasana Kabupaten Nganjuk pada masa lalu.

Acara yang dipusatkan di kawasan alun-alun Nganjuk mulai Jumat (25/08) hingga Minggu (27/08) ini sengaja memamerkan berbagai hal, yang mengingatkan masyarakat tentang sejarah Kabupaten Nganjuk. Mulai dari foto-foto Nganjuk pada zaman dahulu, kendaraan-kendaraan tua, berbagai peralatan serta perabotan tempo dulu, hingga beragam permainan anak-anak yang kini sudah jarang sekali ditemukan.

Seperti di salah satu stan milik Forum Perlindungan Anak Nganjuk. Beberapa anak-muda sengaja memamerkan berbagai macam alat serta permainan tradisional. Mulai dari mobil-mobilan dari bambu, gasing, congklak, permainan tali karet, hingga egrang dan terompah.

Elfan Aldian Tomy, salah satu anggota Forum Perlindungan Anak Kabupaten Nganjuk mengatakan, tujuan dipamerkannya jenis permainan tradisional tersebut adalah untuk menumbuhkan kembali rasa cinta anak zaman sekarang, yang sudah terlalu asyik dengan gadget dan permainan-permainan modern.

“Tujuan kita adalah mengenalkan kembali kepada anak-anak zaman sekarang tentang permainan-permainan tradisional. Harapannya dengan kembali mencintai permainan-permainan tradisional, bisa memperkecil potensi pengaruh negatif dari permainan-permainan modern itu,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Denmas Trenggono Pusaka, yang memamerkan berbagai macam jenis keris di acara tersebut. Ia mengatakan, keris merupakan salah satu peninggalan budaya yang harus tetap dilestarikan. “Ini tujuannya untuk mengenalkan kepada masyarakat Nganjuk, bahwa keris itu bagaimana dan buat apa. Keris ini merupakan peninggalan sejarah yang harus dilestarikan,” tegasnya.

Pameran Ngandjoek Tempoe Doeloe tersebut rencananya bakal terus digelar mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB, di sepanjang Jalan Basuki Rahmad Nganjuk, selama 3 hari mulai Jumat (25/08) sampai Minggu (27/08). Bukan hanya pameran benda-benda bersejarah, acara juga akan diisi dengan pertunjukan seni budaya, festival permainan tradisional, lomba foto sejarah dan budaya pariwisata Nganjuk, festival lampion, pameran UMKM hingga pasar rakyat.(kur)

Keterangan gambar: Pameran Ngandjoek Tempoe Doeloe.(foto: kurniawan)