width=

PicsArt_06-02-04.03.13ADAKITANEWS, Madiun – Pers rilis yang digelar Polres Kota Madiun terhambat oleh seorang anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ngotot ingin mengikuti kegiatan tersebut, Kamis (02/06). Saat ditanya, anggota LSM tersebut berdalih mendapat perintah dari pimpinannya (Ketua LSM,red).

“Saya memang mau ikut acara pers rilis karena disuruh oleh bos saya. Pokoknya saya punya hak ikut. Informasi harus terbuka, jadi siapapun boleh ikut. Saya pun punya hak untuk ikut rilis, termasuk nanti bertanya,” ujar anggota LSM tersebut yang mengaku bernama Bambang Dwi kepada sejumlah wartawan.

Ketika diberi penjelasan oleh salah seorang wartawan, Bambang tetap saja ngotot. Bahkan, saat awak media masuk ke ruang Subbag Humas Polres Madiun Kota, oknum LSM tersebut tetap saja mengekor. “Kamu tidak punya hak melarang saya ikut rilis. Saya harus mengawal kasus itu, karena ada kejanggalan,” ujar Bambang

Di dalam ruang Kasubbag Humas Polres Madiun Kota, kembali terjadi perdebatan antara Bambang dengan wartawan lain. “Anda jangan ikut acara ini, karena ini acara untuk wartawan, bukan untuk LSM,” ujar Dimas, wartawan salah satu media online.

Perkataan Dimas justru membuat Bambang naik pitam. “Kamu siapa? Jangan melarang-larang saya ikut rilis. Kamu itu goblok (bodoh,red), tahu UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) atau tidak? Saya punya hak ikut agenda rilis ini,” ujarnya.

Karena Bambang tetap ngotot mengikuti kegiatan rilis, belasan wartawan akhirnya memilih pergi. “Jika LSM mau liputan, silakan. Kami memilih pergi dari ruangan ini (Subag Humas,red). Lucu dan aneh, LSM kok ikut rilis. Memang LSM itu punya media?” ujar Dimas.

Atas kejadian itu, Kasubbag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani justru enggan mengambil sikap. AKP Ida malah mengembalikan keputusan agenda rilis kepada awak media yang mengikuti acara tersebut. “Silakan, rekan-rekan wartawan. Bagaimana menyikapi keadaan itu,” ujar AKP Ida Royani.

Press rilis yang digelar Polres Madiun Kota tersebut sebenarnya memiliki agenda pemaparan pengungkapan kasus penggelapan mobil. Namun, entah ada keterkaitan apa, oknum anggota LSM tersebut tetap saja berkeinginan mengikuti. (Uk)

Keterangan Gambar : Tersangka pengelapan mobil saat Pers Rilis yang digelar Polres Madiun Kota, (Foto: Agoes Basoeki)