Nikahi Istri Orang, Kasun Diminta Mundur

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sejumlah warga Desa Sumokali Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, yang difasilitasi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama desa setempat meminta agar Kasun (Kepala Dusun), Mas’uli dan Modin Thoib mengundurkan diri dari jabatannya.

Permintaan itu menyusul tindakan keduanya yang dianggap mencemarkan nama baik desa. Betapa tidak, Mas’uli nekat menikahi ER yang statusnya masih suami orang. Parahnya menurut warga, modin Thoib yang menikahkan keduanya sebenarnya tahu bahwa mereka sama-sama memiliki pasangan yang sah.

Uniknya pernikahan yang terjadi pada tahun 2016 ini terjadi di sebuah rumah karaoke di kawasan Sidoarjo. “Saat itu saya diundang untuk datang dan tidak tahu kalau acara pernikahan. Sampai di sana baru saya tahu akan dilangsungkan pernikahan. Dan saya tidak tahu kalau ER itu statusnya masih istri orang lain,” ujar warga Sumokali yang enggan disebutkan namanya.

Kasus ini bermula dari temuan warga yang mengetahui pernikahan Kasun dengan istri orang lain. Kemudian warga melaporkan kejadian ini ke salah satu tokoh masyarakat. Lalu warga yang menuntut untuk difasilitasi oleh Pengurus Ranting NU Desa Sumokali, agar mengirim surat kepada Kepala Desa setempat agar Kasun dan dan Modin dicopot dari jabatannya.

Namun tuntutan warga tersebut belum bisa dipenuhi dengan alasan masih harus berkonsultasi dengan biro hukum terlebih dulu. Dan sementara, Kades hanya memberikan peringatan saja.

Menurut Afrizal Kaplale SH selaku penerima kuasa dari warga Desa Sumokali, tindakan yang dilakukan oleh kedua oknum pemerintahan desa setempat jelas melanggar PERBUP No 55 TAHUN 2016. “Karena tindakan tersebut melanggar perundang-undangan, melanggar norma hidup dalam masyarakat. Dan tentu saja perbuatan itu selain menghilangkan kepercayaan pastinya juga sangat meresahkan warga,” jelasnya, Jumat (02/06).

Afrizal mengatakan dirinya akan melakukan upaya selain melakukan hearing ke DPRD, juga akan membuat aduan ke Ombudsman. “Karena warga merasa tidak dilayani oleh Kepala Desa. Dan apabila upaya itu tidak menghasilkan, saya rasa ujungnya akan ke PTUN,” pungkasnya.

Sementara itu hingga berita ini ditulis, Kasun Mas’uli belum bisa dikonfirmasi. Saat Tim Adakitanews.com mencoba menemui di Kantor Desa, yang bersangkutan juga tidak ada.(sid2)

Keterangan gambar : Warga Desa Sumokali saat menuntut agar Kasun dan Modin dicopot dari jabatan.(foto : mus purmadani)

Recommended For You