ADAKITANEWS, Jombang – Dengan Banyaknya partai koalisi yang mendukung Nyono Suharli Wihandoko, pastinya juga membuat masing-masing partai menawarkan figur untuk bakal calon Wakil Bupati, yang akan mendampinginya dalam Pemilihan Kepala Daerah di 2018 mendatang. Tetapi hal tersebut tidak menjadi kekhawatiran bagi calon petahana jika figur dari beberapa partai koalisi nantinya tidak terpilih untuk maju mendampinginya.

Seperti diketahui, sudah banyak partai politik besar yang secara langsung melakukan penandatanganan kerjasama politik untuk mendukung Nyono Suharli Wihandoko yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Jombang untuk kembali maju guna mempertahankan kursi Jombang 1.

Tidak hanya kerjasama politik yang telah dibangun oleh masing-masing partai koalisi, tetapi juga semua partai berlomba menawarkan kader terbaiknya untuk mendampingi calon petahana. Sebut saja, PDI Perjuangan yang terlebih dahulu melakukan MoU dengan Partai Golkar dan menawarkan kader terbaiknya yakni Marsaid, selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Wulang Suhardi.

Tidak ketinggalan, Partai Amanat Nasional (PAN) juga menawarkan kader terbaiknya saat melakukan MoU dengan Golkar beberapa waktu lalu. Ali Fikri, yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Jombang, menjadi satu-satunya kader dari PAN yang ditawarkan untuk mendampingi Nyono Suharli Wihandoko.

Selanjutnya, DPC PKB Kabupaten Jombang terlebih menawarkan 3 figur langsung untuk mendampingi calon dari petahana, yakni Ketua DPC PKB Kabupaten Jombang, Mas’ud Zuremi dan Mantan Ketua DPC PKB sebelumnya, Subaidi Muchtar serta Munir Alfanani yang juga kader terbaik PKB.

Dan juga PKS yang akan menyusul untuk melakukan kerjasama guna mendukung Nyono Suharli Wihandoko, dipastikan juga akan menawarkan kader terbaiknya sebagai bakal calon Wakil Bupati Jombang.

Banyaknya partai koalisi tersebut tidak membuat Nyono khawatir terkait adanya perpecahan. Terutama jika dari beberapa nama yang ditawarkan oleh sejumlah partai koalisi tersebut akhirnya tidak dipilih. Hal tersebut diungkapkan oleh Nyono saat ditemui oleh Tim Adakitanews.com di Pendopo Kabupaten, Selasa (24/10).

“Seluruh partai koalisi nanti akan kita ajak ngomong. Saya yakin nanti untuk penentuan bakal calon yang akan mendampingi saya tidak akan membawa nama partai melainkan membawa nama masyarakat Jombang. Karena nanti masyarakatlah yang berbicara melalui hasil survei,” ungkap Nyono Suharli Wihandoko yang juga selaku Ketua DPD I Golkar Jatim.

Saat ini, kata Nyono sudah ada tim yang melakukan survei untuk melihat elektabilitas figur bakal calon Wakil Bupati yang akan mendampinginya. “Tim Survei sudah mulai jalan yang ketiga kalinya. Nantinya hasil survei ini untuk pengesahan bakal calon Wakil Bupati,” ujarnya.

Sementara itu, Nyono juga berharap nantinya jika sudah disahkan nama Bakal Calon Wakil Bupati yang mendampinginya, masing-masing partai harus bisa menerima. “Saya berharap nanti semua partai harus menerima hasil yang keluar untuk Cawabup, karena itu keinginan masyarakat Jombang untuk kebaikan Jombang kedepan,” pungkasnya.(ar)

Keterangan gambar: Nyono Suharli Wihandoko, saat diwawancarai.(foto:adi rosul)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171024_203042-1024x768.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171024_203042-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,jombang,petahana,pilkada
ADAKITANEWS, Jombang - Dengan Banyaknya partai koalisi yang mendukung Nyono Suharli Wihandoko, pastinya juga membuat masing-masing partai menawarkan figur untuk bakal calon Wakil Bupati, yang akan mendampinginya dalam Pemilihan Kepala Daerah di 2018 mendatang. Tetapi hal tersebut tidak menjadi kekhawatiran bagi calon petahana jika figur dari beberapa partai koalisi...