@dakitanewsP_20141111_143538 Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri sampai saat ini belum mengambil sikap terkait adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru salah satu SMP di Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Hingga saat ini pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri maupun Pemkab Kediri belum bisa bertindak dengan tegas karena alasan masih belum menerima laporan terkait kasus tersebut.

Kabag Humas Pemkab Kediri M. Haris Setiawan menuturkan meskipun belum menerima laporan dari pihak sekolah dan Polres Kediri. Pihaknya juga menyiapkan sanksi terhadap Sutrisno oknum guru kesenian warga Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar yang telah mencabuli 4 siswinya.

“Kami masih menunggu hasil penyidikan dari Polres Kediri. Tidak menutup kemungkinan hingga sanksi pemecatan, jika pengadilan memutuskan dia bersalah, ” tutur Kabag Humas Pemkab Kediri, Rabu (12/11).

Sebagaimana diketahui,  Selasa (11/11) Sutrisno oknum guru kesenian dibekuk petugas Satreskrim polres kediri. Sutrisno diamankan petugas atas dugaan melakukan perbuatan cabul dengan meraba payudara dan menciumi keempat siswinya saat mengajar seni tari.(gar)