ADAKITANEWS, Tulungagung – Cuaca buruk yang melanda perairan selatan Pulau Jawa membuat para nelayan di Pantai Sine Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung takut melaut.

Angin kencang disertai ombak setinggi 3-4 meter tersebut, membuat para nelayan tak berani melakukan aktivitas kesehariannya. Jika nekat melaut pun, hasil yang didapat pasti turun drastis, bahkan tak jarang mereka pulang tanpa membawa hasil.

Salah seorang nelayan di Pantai Sine, Untung menjelaskan, bahwa kondisi cuaca buruk ini sudah berlangsung selama satu bulan di wilayah mereka. Akibatnya, puluhan nelayan tradisional hanya memarkirkan perahu mereka di pinggiran pantai.

“Kondisi cuaca seperti ini sudah sejak sebulan yang lalu. Kondisi angin di tengah laut sangat kencang, dengan ketinggian ombak sekitar 3 sampai 4 meter,” kata Untung, Sabtu (03/02).

Meski terdapat nelayan yang nekat pergi melaut, mereka hanya berani sejauh kurang dari 10 mil, sehingga tangkapan ikan yang didapat juga turun drastis. Saat cuaca di laut normal, ikan yang didapat biasanya antara 2 kuintal hingga 1 ton. Namun saat ini, mereka hanya mampu mendapatkan rata-rata 20 kilogram, itupun yang didapat hanya ikan teri. Bahkan, tak jarang mereka pulang tanpa mendapat hasil, sehingga tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan.

Minimnya tangkapan ikan ini berpengaruh langsung terhadap harga ikan yang melambung naik, dibandingkan jika cuaca di laut tengah normal. Karena tangkapan ikan dari nelayan tidak maksimal, harga ikan di tingkat tengkulak pun juga mengalami kenaikan cukup tinggi.

Semisal, ikan tongkol saat ini harganya mencapai Rp 25 ribu per kilogram, padahal dalam kondisi normal harganya hanya Rp 5 ribu saja per kilogramnya

“Harga ikan dalam kondisi seperti ini harganya bisa naik mencapai 5 kali lipat dari biasanya. Ikan teri, kini seharga Rp 20 ribu sebelumnya hanya Rp 5 ribu, cumi-cumi Rp 30 ribu sebelumnya Rp 20 ribu dan ikan bawal Rp 80 ribu sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram,” kata Untung.

Para nelayan berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan untuk mengurangi beban hidup mereka selama cuaca buruk melanda wilayah tersebut.(bac)

Keterangan gambar : Nelayan di Pantai Sine Tulungagung saat dilanda cuaca buruk.(foto : acta cahyono)