ADAKITANEWS, Kota Madiun – Merasa tidak mendapatkan keadilan untuk anaknya, orang tua Bunga, 5, bukan nama sebenarnya, korban pencabulan oleh Bayu Samodra Wijaya, 21, (telah dibebaskan,red) warga Jalan Borobudur Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, berusaha mencari keadilan sendiri. Yakni dengan mendatangi kantor Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri setempat.

Orangtua Bunga mendatangi kedua kantor tersebut pada Jumat (21/04) kemarin, usai adanya vonis bebas dari PN Madiun kepada Bayu dalam sidang pada Senin (10/04) lalu. Hakim memutus bebas terdakwa pencabulan, padahal pada persidangan sebelumnya Jaksa menuntut terdakwa 7 tahun penjara.

“Saya kaget sekaligus tidak percaya dengan apa yang sudah Hakim putuskan, apa hanya karena kami orang kecil sehingga tidak dianggap,” ujar ayah korban saat Tim Adakitanews.com, menghubunginya lewat telepon, pada Sabtu (22/04).

Ayah Bunga mengaku sudah datang sendiri ke Pengadilan Negeri Madiun, maupun Kejaksaan Negeri Madiun. Tujuanya adalah untuk meminta salinan putusan dari Pengadilan.

“Di Kejaksaan saya hanya untuk memastikan jika Jaksa akan melakukan kasasi,” lanjutnya.

Ayah Bunga menjelaskan, hasil kunjungannya ke Kejaksaan, memang Jaksa akan melakukan kasasi. Hanya saja waktunya belum bisa dipastikan. Namun yang paasti, Tim Jaksa memiliki waktu 14 untuk melakukan kasasi, setelah adanya putusan Pengadilan.

Sementara dalam keterangan lanjutannya, orangtua Bunga juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Perempuan Anak Surabaya, dan pihak lain yang terkait, untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.(bud)

Keterangan gambar: Sidang putusan kasus pencabulan pada Senin (10/04) lalu.(dok. Adakitanews.com)