width=

img_20161104_134902ADAKITANEWS, Kota Kediri – Ratusan umat islam yang tergabung dalam Forum Silaturrahim Ummat Islam (FSUI) Kediri gelar aksi damai didepan Masjid Agung Kota Kediri, Jumat (04/11). Mereka menuntut penegak hukum bergerak cepat memenjarakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena dianggap telah menistakan agama Islam.

Pantauan Tim Adakitanews.com, FSUI yang terdiri dari beberepa Organisasi Islam (Ormas) di Kediri demo didepan Alun-alun Kota Kediri setelah solat Jumat. Para orator menyerukan sikap penegak hukum yang terkesan lambat menangani penistaan agama yang dilakukan Ahok.

“Kami harap, Kepolisian dan penegak hukum lainnya bertindak cepat dan profesional dalam menangani kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok. Kami menilai Kepolisian terkesan lamban menangani ini,” ujar koordinator aksi Choirul Anwar.

Sementara, Korps Alumni HMI (Kahmi) Kediri yang ikut dalam aksi damai menyesalkan dan mengecam keras pernyataan Ahok yang menyebut umat Islam telah dibohongi surat Al Maidah ayat 51.

“Jelas pernyataan itu adalah penistaan agama. Maka, kami minta Bareskrim Polri untuk menegakkan keadilan dan kebenaran dengan mengusut tuntas dugaan penistaan terhadap agama Islam dan tuntutan hukum yang diduga dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok,” kata Dr. Fauzan Adima Ketua KAHMI Kota Kediri.

Usai melakukan sejumlah orasi, aksi masa membubarkan diri secara damai dan membagikan bungkusan makanan kepada warga sekitar Masjid Agung dan alun-alun Kota Kediri. Ratusan aksi massa ini membuat pihak Kepolisian menutup jalur Kediri – Tulungagung. Membuat pengguna jalan yang melintas didepan Masjid Agung harus berputar.(Zay)

 

Keterangan Gambar : Aksi damai ormas Islam kediri didepan Masjid Agung Kota Kediri.(Foto : Zayyin)