ADAKITANEWS, Tulungagung – Warga di sekitar Dusun Kendit Desa Tanggung Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung digegerkan atas temuan sesosok mayat, Rabu (03/01) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan pertama kali oleh pencari rumput, kondisi jasad tersebut sudah tidak utuh lagi, bahkan beberapa tulang sudah terpisah satu dengan lainnya.

Kapolsek Campurdarat, AKP I Nengah Suteja mengatakan, untuk sementara jasad yang ditemukan di Lereng Tumpak Kendit Gunung Budeg kawasan Dusun Kendit Desa Tanggung Kecamatan Campurdarat Tulungagung tersebut diidentifikasikan sebagai mayat Saparianto, 50, warga Dusun Blimbing Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu.

Identitas tersebut didasarkan dari pengakuan Juwariyah, 57, yang tidak lain adalah istri Saparianto. “Ada seorang wanita paruh baya yang menyatakan bahwa jasad tersebut adalah Saparianto, suaminya,” kata AKP I nengah Suteja, Rabu (03/01).

Kepada polisi, Juwariyah menceritakan bahwa pada Jumat (01/12/17) lalu sekitar pukul 05.00 WIB, suaminya meninggalkan rumah dengan berjalan kaki tanpa alas kaki. Saat pergi, dia mengenakan baju putih bergaris hitam, lengan panjang, celana panjang warna hijau.

Setelah dibuntuti istrinya, Juwariyah, korban ternyata menuju ke arah Lereng Tumpak Kendit, Gunung Budeg. Tahu dibuntuti istrinya, korban sesampai di gapura masuk wisata Gunung Budeg sisi selatan, meminta istrinya untuk kembali pulang. Kepada istrinya, korban mengatakan akan bersemedi di Gunung Budeg selama 40 hari. Setelah istrinya pulang, korban kemudian kembali meneruskan perjalanannya.

Hingga akhirnya ada tiga warga Desa Pucung Kecamatan Boyolangu, menemukan kerangka manusia. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada Sutrimo, juru kunci Gunung Budeg dan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Jenazah sudah kita evakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung, untuk memastikan identitasnya,” lanjut AKP I nengah Suteja.(bac)

Keterangan gambar : Kondisi jasad korban.(ist)