width=

Kediri(adakitanews.com) — Memasuki awal tahun 2021, tren investasi emas di Pegadaian Syariah Kota Kediri masih sangat rendah.

Pandemi Covid-19 ini menjadi penyebab utama menurunnya minat warga menabung emas.

Koordinator Unit Pegadaian Syariah Kota Kediri, Kepy Yuliastuti menjelaskan, sejak akhir tahun 2020 hingga bulan januari 2021 ini, jumlah investasi tabungan emas di Pegadaian Syariah Kota Kediri masih rendah.

Warga masih enggan untuk menabung atau berinvestasi di masa pandemi corona ini.

Berdasarkan hasil evaluasi, sebulan terakhir jumlah warga yang menabung emas masih berkisar 30 orang saja.

Jumlah tersebut, berkurang 50 persen jika dibandingkan dengan awal tahun 2020 lalu.

“Awal tahun ini tren minat investasi tabungan emas di Pegadaian Syariah Kota Kediri mengalami penurunan,” jelasnya, Senin (25/1/2021).

Lesunya ekonomi ini tidak lain akibat pandemi Covid-19 sehingga membuat warga masih enggan mebabung emas.

Bahkan, kesulitan ekonomi yang terjadi membuat warga memilih menggadalikan harta benda yang dimilikinya untuk menyambung hidup.

Keppy memperkirakan, kondisi tersebut masih akan terus terjadi hingga pandemi corona berakhir.

Sementara itu, pihak pegadaian terus melakukan berbagai inovasi layanan untuk meningkatkan minat investasi dan tabungan emas.

“Kami saat ini membuka layanan pinjaman tanpa bunga untuk masyarakat yang ingin melakukan usaha,” pungkasnya. (Oky).