AdaKitaNews Politik Pansus LKP Bupati, Koreksi Kinerja Eksekutif

Pansus LKP Bupati, Koreksi Kinerja Eksekutif

ADAKITANEWSIMG_20150407_095507, Kediri – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati yang dibentuk DPRD Kabupaten Kediri mengkoreksi kinerja Pemerintahan Hariyanti Sutrisno selama lima tahun. Dari 4 SKPD yang dipanggil, tidak satupun yang siap menjawab pertanyaan para anghota Pansus. Rapatpun akhirnya ditundah hingga para SKPD tersebut siap memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu.

Anggota Pansus LKPJ Bupati, Nurwahid mengatakan, pada tahap awal rapat Pansus LKPJ Bupati, pihaknya memanggil sebanyak 4 SKPD, yakni Bapeda, DPKAD, Bagian Hukum dan TP3KK. “Sementara baru 4 SKPD yang kita undang, yang lainya akan menyusul sesuai dengan perkembangan,” ujar Nurwahid.

Keempat SKPD itu diantaranya dicecar pertanyaan berkait dengan beberapa proyek besar. Pansus mempertanyakan terkait pembangunan Simpang Lima Gumul, Kawasan Kelud dan keberadaan TP3KK.

“Pertanyan seputar beberapa sampel proyek besar tersebut semua tidak bisa dijawab. Mereka (SKPD-red) minta waktu untuk mempersiapkan jawaban pertanyaan itu,” jelasnya.

Nurwahid mengatakan, untuk tahap awal koreksi terhadap kinerja Bupati Hariyanti di fokuskan pada persoalan hukum. “Mengapa pertanyaan kita terkait perkwmbangan beberapa proyek besar itu? Karena semua masih berkait dengan persoalan hukum. Sementara yang kita sampel itu dulu,” ungkap Nurwahid.

Pansus berupaya mengkoreksi LKPJ Bupati, kata Nurwahid karena LKPJ saat ini merupakan laporan akhir periode Bupati. Pihak pansus mengamati kinerja pemerintah Kabupaten Kediri di bawah kepwmimpinan Hariyanti Sutrisno memiliki kinerja buruk. “Kita akan dalami lebih lanjut, karena selam lima tahun periode Bupati saat ini Silpa memiliki kecenderungan semakin besar. Ini salah indikasi bahwa kinerja pemerintahan ini semakin buruk,” pungkas Nurwahid. (ys).