AdaKitaNews Advertorial Panwascam Se-Kabupaten Kediri Resmi Dilantik

Panwascam Se-Kabupaten Kediri Resmi Dilantik

IMG_20150615_193517IMG_20150615_092537-1IMG_20150615_095647-1

 

ADAKITANEWS, Kediri – Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Kediri akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015. Saat ini Panitia Pengawas Pemilu melantik 78 Panitia Pengawas Kecamatan,Senin(15/6) di gedung Simpang Lima Gumul.

Beberapa Intansi Hadir dalam acara pelantikan tersebut. Diantaranya, Forum Pimpinan Daerah (Forpinda) Kabupaten Kediri, dan beberapa perwakilan dari partai politik.

Dalam kesempatan terasebut, Mudji Hardjita Ketua Pelaksana Panwaslu mengataKan, kurang dari lima bulan Pemilihan Kepala Daerah (Pilakda) Kabupaten Kediri akan dilaksanakan. Dalam tempo yang sesingkat itu, maka Panwascam harus bekerja penuh waktu untuk mensukseskan agenda tersebut. “Setelah dilantik ini Pawascam harus langsung bekerja,” tegas Mudji Harjita

Mudji Harjita melanjutkan, usia pelantikan sat ini, para panwascam harus segera mwnyesuaikan dan mengikuti tahapan pilkada yang saat ini sedang berlangsung, yakni penyerahan¬† dukungan untuk calon independent. Maka, beberapa Panwascam yang sudah dilantik akan diminta batauan untuk melakukan verifikasi tersebut. “Hanya Panwascam yang deKat saja aKan kami minta bantuan ke KPU,” ujarnya

Untuk falidasi dukungan calon independent, Harjita menjelaskan Panwas akan diterjunkan ke daerah-daerah untuk mengecek proses setiap tahapan tersebut. “Kami akan mengecek ke desa-desa apakah si A mendukung calon independent, jika mereka menolak mendukung maka calon independent itu tidak memenuhi syarat,” jelasnya

Muji Hardjita menambahkan, pihaknya akan membekali setiap angota pamnwascam dengan pemahaman terhadap perangkat perundang-undangan serta peraturan kepwmiluan. Hal itu untuk mengantisipasi setiap potensi sengketa PPolitikyang dimungkinkan terjadi. Mudji Harjita menjelaskan, Panwas akan terus memantau dan menyelesaikan sengketa tersebut.

“Prinsipnya, setiap angota pasnwascam akan mendapat pembekalan kepemiluan, baik sisi undang-undang maupun perangkat lainya. Hal itu agar mereka dapat mengantisipasi setiap pelangaran pemilu kada dan juga potensi sengketa yang terjadi. Jikaika memang ada sengketa, kami akan mediasi pihak-pihak yang bersengkata, jika tidak tercapai kami akan mengadakan sidang sengketa yang mengikat,” pungkasnya.(adv/zay)