ADAKITANEWS, Nganjuk – Bupati Nganjuk, Drs H Taufiqurrahman menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan TA 2016 sekaligus menyampaikan Pengantar Nota Keuangan APBD Perubahan TA 2016 pada rapat Paripurna DPRD Nganjuk, Rabu (19/10).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Nganjuk, Jianto, didampingi Ketua DPRD Nganjuk, Drs Puji Santoso dan kedua Wakil Ketua DPRD. Anggota DPRD Nganjuk, Wakil Bupati Nganjuk, KH Abdul Wachid Badrus serta para kepala SKPD juga terlihat hadir dalam rapat tersebut.

Bupati menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Nganjuk menganggap perlu mengajukan Raperda tentang APBD Perubahan TA 2016 lantaran disebabkan beberapa hal.

Diantaranya, menyesuaikan kebijakan pemerintah seperti untuk menyesuaikan kegiatan DAK (Dana Alokasi Khusus) dengan petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat, menyesuaikan dan mengakomodir pergeseran dan perubahan belanja daerah dalam rangka optimalisasi pencapaian target program dan kegiatan yang direncanakan pada TA 2016.

Penyesuaian ini dikarenakan, adanya perubahan target pendapatan daerah sesuai perkembangan potensi dan laporan realisasi pendapatan daerah TA berjalan, serta penyesuaian dengan kebijakan perimbangan keuangan Pemerintah Pusat.

Dijelaskan Bupati, pendapatan pada Perubahan APBD TA 2016 ditargetkan sebesar Rp 117 miliar atau turun sekitar 10 persen. Sementara, DAK sendiri dipotong Rp 20 miliar. “Permasalahan yang sangat diharapkan saat ini yaitu perbaikan jalan yang hampir banyak di keluhkan masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati menuturkan bahwa setidaknya penambahan anggaran belanja langsung pada perubahan APBD tahun 2016 ini ditujukan untuk lebih mengoptimalkan pencapaian sasaran program dan kegiatan. Setidaknya pada akhirnya manfaatnya benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat Nganjuk, selanjutnya untuk Pembiayaan Daerah pada Perubahan APBD TA 2016.(Jati)

Keterangan Gambar: Bupati sampaikan Raperda APBD Perubahan.(Foto : Bagus Jatikusumo)