width=

ADAKITANEWS, Nganjuk – Hanura Takkan Khianat, Hidup Mati untuk Rakyat. Seperti itulah semboyan dan tulisan yang terpampang di salah satu banner dalam agenda Muscab ke-2 Partai Hanura Nganjuk, Senin (30/05) di Gedung Juang Kabupaten Nganjuk. Sama seperti arti dalam tulisan itu, seluruh kader Partai Hanura diharap bisa sepenuh hati bekerja untuk rakyat, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan tidak akan pernah berkhianat kepada rakyat.

Dengan menjalankan semboyan itu, dikatakan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Timur, Kelana Aprilianto, seluruh kader akan mampu menjadi sosok yang benar-benar diharapkan oleh rakyat. Jika sudah demikian, tidak menutup kemungkinan pada periode mendatang, rakyat akan memilih kader Partai Hanura untuk memimpin Kabupaten Nganjuk.

Kelana Aprilianto menargetkan kadernya di Nganjuk bisa merebut posisi sebagai Bupati Nganjuk masa jabatan periode 2018-2023 mendatang. Pernyataan itu disampaikannya usai membuka acara Musyawarah Cabang ke-2 Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Nganjuk di Gedung Juang Nganjuk, Senin (30/05) pagi.

“Ini bukan hanya target mulut saja. Tapi kalau dalam musyawarah ini bisa memilih kader muda yang memiliki modal sosial tinggi, pasti bisa merebut posisi sebagai Bupati Nganjuk periode mendatang,” ujarnya.

Dikatakan Kelana, modal sosial yang dimiliki seorang calon Bupati sangat penting. Karena keberadaannya sebagai aset dalam pengerahan suara ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan memilih calon itu dalam pemilu mendatang. Kelana yakin jika Muscab ke-2 Partai Hanura Nganjuk dijalankan secara demokratis dan aspiratif, nantinya dapat memilih kader yang memiliki modal sosial yang tinggi. “Jangan memilih ketua yang hanya memiliki gudang uang saja,” imbuhnya.

Diakui, uang memang merupakan hal penting dalam segi ekonomi. Tetapi dalam dunia politik, modal itu (uang,red) saja tidak cukup. “Perlu dukungan modal sosial sebagai perimbang,” jelasnya.

Dalam wawancaranya dengan awak media, Kelana optimis dalam Muscab kali itu Partai Hanura Nganjuk bisa memunculkan sosok tersebut karena ia yakin bahwa kader-kader yang ada di DPC Partai Hanura Nganjuk memiliki modal sosial yang cukup. Ini dibuktikan pada pemilihan legislatif tahun 2013 lalu dimana ada tiga kader Partai Hanura Nganjuk yang bisa mengumpulkan ribuan suara dan menduduki jabatan sebagai anggota dewan masa bakti 2013-2018.

Hingga berita ini ditulis, kegiatan Muscab ke-2 Partai Hanura Nganjuk masih berlangsung dengan agenda sidang dan muncul satu nama, yakni Raditya Angga yang dijagokan sebagai ketua. Raditya merupakan politisi muda berusia 28 tahun dan sekarang merupakan anggota dewan aktif dari kader Partai Hanura dan dikenal kerap menggelar aktivitas sosial.(Adv/Jati)

Keterangan Gambar : Muscab Partai Hanura Kabupaten Nganjuk, di Gedung Juang, Senin, (30/5)