Pasang Spanduk dan Bagi Brosur di Hari Pertama Ops Simpatik Semeru 2017

ADAKITANEWS, Kota Madiun – Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Madiun Kota, mengisi hari pertama Operasi Simpatik Semeru 2017 dengan cara berbeda. Yakni dengan memasang spanduk dan brosur, usai apel pasukan gelar pasukan, Rabu (01/03).

Selain memasang spanduk, brosur berisi imbauan keselamatan lalulintas tersebut juga dibagikan kepada pengguna jalan maupun masyarakat yang berada di pusat-pusat keramaian dan jalan-jalan. ‘”Operasi simpatik ini, tidak hanya difokuskan di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL), tapi juga di sejumlah lokasi rawan kecelakaan, rawan pelanggaran dan rawan kemacetan. Selain membagikan brosur, jajaran kepolisian juga memasang banner dan spanduk di tiga lokasi keramaian,” ujar Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Purwanto Sigit Raharjo.

Pembagian brosur diketahui dilaksanakan di pusat-pusat perbelanjaan. Sementara untuk pemasangan banner, dilakukan di Sukosari, Jiwan dan Jalan Pahlawan Kota Madiun dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan pengertian kepada masyarakat, agar mereka lebih memahami aturan-aturan lalulintas.

Menyinggung bentuk penindakan yang dilakukan jajaran kepolisian selama Operasi Simpatik Semeru 2017, Kasatlantas mengatakan bahwa pemberian tilang dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas. Sedangkan pelanggaran ringan, kepolisian hanya akan memberikan teguran simpatik.

Sebelumnya, Kapolres Madiun Kota, AKBP Sonny Mahar Budi Adityawan menyatakan, Operasi Simpatik ini akan menyasar seluruh pengguna jalan yang melintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota. Dikatakan, tingginya angka kecelakaan lalulintas diantaranya disebabkan oleh kondisi jalan berlubang hingga adanya human error pengguna jalan.

“Penyebabnya faktor jalan, paling banyak itu faktor manusia (human error). Seluruh kecelakaan hampir 90 persen diakibatkan karena tidak tertib di dalam berkendara atau berlalulintas. Pada saat mereka melanggar lalulintas, seperti melawan arus, tidak mentaati rambu-rambu, ini menjadi awal terjadinya kecelakaan lalulintas,” tandasnya.

Untuk diketahui, rencananya Ops Simpatik Semeru akan dilaksanakan selama 21 hari mulai tanggal 1- 21 Maret mendatang.(uk/bud)

Keterangan gambar: Kapolres Madiun Kota, AKBP Sonny Mahar Budi Adityawan. Kasatlantas saat membagikan brosur.(foto: agoes basoeki/budiyanto/ist)

Recommended For You