ADAKITANEWSpasar grosir ngronggo, Kota Kediri – Pemkot Kediri terancam kehilangan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)  yang berasal dari pasar sayur, karena banyak para pedagang yang berpindah ke pasar baru Pare Kabupaten Kediri.

Pasar Grosir Ngronggo yang terletak di Kelurahan Ngronggo Kota Kediri merupakan salah satu aset terbesar bagi Pemerintah Kota Kediri. Dalam catatan Pemkot Kediri, dalam satu hari omset pasar Grosir tersebut bisa mencapai Rp 4 miliar.

Perpindahan pedagang dari Pasar Grosir Ngronggo ke Pasar Buah dan Sayur Pare tersebut dikarenakan sebagian para pedagang berasal dari wilayah Kabupaten Kediri. Mereka memilih berjualan di pasar baru, karena bisa menghemat biaya transportasi.

“Sama-sama jualannya ya saya milih jualan di Pare mas. Lebih dekat dari rumah,” ucap Rudi salah satu pedagang yang baru saja pindah ke Pasar Sayur Pare

Selain karena transportasi, Rudi juga mengeluhkan kondisi pasar grosir Ngronggo yang tidak tertata rapi. Bahkan sampah dari pasar grosir diletakkan didalam pasar. Sehingga sampah dari pasar tersebut membusuk dan berbau menyengat.

“Pasar Grosir itu kayak tidak diperhatikan sama Pemkot Kediri. Buktinya fasilitas pasar sudah banyak yang rusak tidak segera diperbaiki. Belum lagi penataan para pedagang yang semrawut juga tidak segera ditertibkan” Jelasnya.

Banyak para pedagang yang mengeluhkan pengelolaan Pasar Grosir Ngronggo. Para pedagang menuduh pihak pengelola yang lebih mementingkan kepentingan mereka daripada kepentingan para pedagang

“Disini itu loh, pengelola kayak lebih mementingkan kepentingan mereka sendiri” Ujarnya

Hariyanto Ketua Komisi B DPRD Kota Kediri  juga menyoroti perihal itu dan berharap Pemerintah Kota Kediri segera bertindak agar Pendapatan Asli Daerah tersebut tidak hilang.

“Saat ini sudah banyak pedagang Pasar Grosir Ngronggo yang eksodus ke Pasar Grosir Pare. Pemkot Kediri harus segera bertindak. Sebab, apabila kondisi dibiarkan tanpa langkah konkrit bisa jadi semua pedagang pindah kesana”Jelasnya

Hariyanto juga tidak memungkiri jika Pasar Sayur Pare secara letak geografisnya lebih menguntungkan bagi pedagang.

“Pasar Grosir Pare ini dianggap pedagang lebih dekat dengan pasar-pasar tradisional, khususnya pasar buah dan sayur, seperti agro yang ada di Kota Batu atau Kabupaten Malang,” Terangnya.(Zay)

Keterangan Gambar : Suasana pasar Grosir Ngronggo Kota Kediri yang semrawut dan terancam ditinggal para pedagang