Pasca Evakuasi, Kondisi Menik Berangsur Membaik

P_IMG_20160120_144127ADAKITANEWS, Nganjuk – Kondisi Menik ,75, nenek yang tinggal di kandang Sapi, kini semakin membaik. Kondisi ini pasca nenek sebatangkara ini di evakuasi oleh sejumlah wartawan dan anggota DPRD Kabupaten Nganjuk ke RSUD Nganjuk.

Mbah Menik,75, tinggal di Desa Blongko Kecamatan Ngetos. Kondisinya yang kala itu sakit dan harus hidup di kandang sapi. Nenek yang tidak memiliki anggota keluarga ini menjadi beban tetangganya. Setelah 10 hari dirawat di ruang Bogenvile RSUD Kabupaten Nganjuk kondisinya semakin membaik.

Pantauan tim adakitanews.com, Sabtu (23/01) kaki kiri yang dulunya kaku tak dapat dibengkokkan, saat ini sudah dapat diluruskan dan digerakan. Selain itu wajahnya juga sudah nampak cerah. Saat sejumlah wartawan berkunjung keruangan dimana  Mbah menik dirawat, dia  sedang mendapatkan perawatan  petugas ruang rawat inap bougenvile.

“Kondisi pasien atas nama Menik saat ini sudah membaik. Apabila ada yang ingin merawat, dia sudah siap untuk dibawa pulang. Namun, dengan usianya yang sudah lanjut, perlu ketelatenan,” terang Eko Santoso Humas RSUD Nganjuk.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mbah Menik, nenek tua yang hidup sebatang kara ini tidak memiliki tempat tinggal tetap. Karena tidak memiliki keturunan maka di masa tuanya dia harus hidup berpindah-pindah dari tetangga satu ke tetangga lainnya.

Namun, kondisi fisiknya yang sudah tidak kuat, maka oleh warga sekitar ditempatkan pada sebuah kandang sapi yang sudah tidak dipakai pemiliknya.

“Sudah hampir sepuluh tahun, warga secara bergiliran merawat mbah menik” ungkap Kepala Desa Blongko.(Jati/zay)

Keterangan Gambar : Mbah Menik, Nenek tua sebatangkara yang tinggal di kandang sapi, kondisinya semakin membaik dibawah perawatan RSUD Nganjuk

Recommended For You