Kediri(adakitanews.com)—Satu rumah rusak parah akibat letusan petasan pada malam takbir, hari raya Idul Fitri 1442 H, Rabu (12/5/2021) lalu, di Dusun Sumberjo Desa Tanjung Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.

Pasca peristiwa tersebut, sejumlah warga sekitar bersama petugas Polsek dan Koramil Pagu, tampak ramai membersihkan puing-puing di rumah tersebut.

Warga setempat bersama petugas Polsek dan Koramil Pagu bergotong royong membersihkan sisa-sisa bekas akibat letusan petasan. Selain itu juga warga menyelamatkan barang yang masih bisa dipakai.

Sementara warga lainnya bersama petugas gabungan membenahi bangunan rumah yang rusak.

Kapolsek Pagu Iptu Bambang Suprijanto menuturkan gotong royong memperbaiki rumah korban letusan petasan pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

“Kami (Polsek Pagu) bersama anggota Koramil dan Pemerintah Desa Tanjung bergotong royong bahu membahu memperbaiki salah satu rumah warga yang terkena musibah letusan petasan,” tutur Iptu Bambang, Rabu (19/5/2021).

Kerja bakti itu dilaksanakan dimulai sejak kemarin, Selasa (18/5/2021). Setelah berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat dan keluarga korban rumah tersebut diperbaiki.

“Kami juga memberikan motivasi kepada pihak keluarga korban,”jelas Iptu Bambang.

Peristiwa letusan petasan itu terjadi pada malam takbir, hari raya Idul Fitri 1442 H, Rabu (12/5/2021) lalu. Dalam peristiwa tersebut memakan korban jiwa yakni M. Nadhif berusia 37.

Pada saat itu korban sedang membuat petasan dan mengisi bahan-bahan petasan di ruang tamu. Tiba-tiba petasan yang dibuat meletus hingga mengenai korban dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain memakan korban jiwa, rumah tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah akibat letusan petasan. Sementara, pihak Satreskrim Polres Kediri menetapkan satu tersangka dalam peristiwa tersebut, bernama Wildan Zamani (24) warga Dusun Sumberjo Desa Tanjung Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.(gar).