ADAKITANEWS, Jombang – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Jombang (Panwaskab) segera memberitahukan kepada seluruh partai politik pengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang, terkait penertiban banner paslon.

Anggota Komisioner Panwaskab Jombang, Ahmad Udi Masjkur mengatakan, pemberitahuan tersebut bertujuan agar seluruh parpol pengusung menertibkan banner-banner yang selama ini terpasang di wilayah Kabupaten Jombang.

Menurut Ahmad Udi Masjkur, partai politik yang selama ini memasang banner bergambar paslon diharapkan harus menertibkan banner tersebut pasca penetapan paslon. Sedangkan penetapan paslon, dijadwalkan akan dilakukan pada tanggal 12 Februari 2018 mendatang. “Kami juga berkoordinasi dengan partai politik dan pasangan calon, mereka yang menertibkan sendiri,” ujar Ahmad Udi Masjkur, Jumat (09/02).

Masih kata Ahmad Udi Masjkur, selain berkoordinasi dengan pihak parpol dan tim paslon, pihak Panwaskab Jombang juga telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jombang (Satpol PP) untuk melakukan penindakan. “Untuk penindakan, kami juga berkoordinasi dengan Satpol PP,” tandasnya.

Ia menegaskan bahwa setelah penetapan paslon hingga tahapan kampanye tanggal 15 Februari 2018, pihak Panwaskab terus memantau keberadaan banner dukungan paslon dan akan secara tegas melakukan penindakan jika masih ditemukan banner yang terpasang.

“Bilamana sudah kita beritahukan untuk pencopotan tetapi masih ada banner yang terpasang, maka kita yang akan lakukan penindakan,” tandasnya.

Sedangkan saat disinggung mengenai teknis dan titik pengawasannya, Komisioner Panwaskab Jombang tersebut mengatakan bahwa pihaknya masih dalam tahap koordinasi dengan KPU dan Satpol PP.

“Kalau yang lebih ke teknis belum, kami masih terus berkoordinasi dengan semua pihak,” pungkas Ahmad Udi Masjkur.(ar)

Keterangan gambar: Sejumlah banner dukungan paslon yang terpasang di simpang empat SMK Dwija Bhakti Jalan Kusuma Bangsa Kabupaten Jombang.(foto:adi rosul)