2015-07-22_17.57.32

ADAKITANEWS, Nganjuk – Sehari paska tragedi tanah longsor yang menelan 3 korban jiwa, kawasan wisata air terjun Sedudo ditutup total. Hanya tampak beberapa pekerja yang membersihkan sisa material longsor, Rabu, (22/07).

Berbeda dengan hari biasa, lokasi wisata air terjun Sedudo di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk tampak lengang. Hanya sisa material longsor dan barang-barang korban yang masih tertinggal di lokasi tersebut.

Suasana itu menunjukan situasi panik saat terjadi tragedi tanah longsor yang menimpa para wisatawan. Barang-barang para wisatawan berserakan di lokasi wisata tersebut, antara lain, saendal, tas dan beberapa pakaian.

Sumaji, juru rawat wisata air terjun Sedudo mengatakan, paristiwa yang merenggut 3 korban jiwa Selasa, (21/07) kemarin bukan tanah longsor, melainkan pohon roboh yang membawa material yang tersangkut akar. “Sebenarnya bukan longsor, tapi hanya material tanah yag terbawa pohon roboh,” ungkapnya.

Sumaji menjelaskan, kondisi tanah di sekitar kawasan wisata air terjun Sedudo masih stabil dan aman bagi para wisatawan. “Kalau kondisi tanah di kawasan ini aman bagi para pengunjung,” lanjutnya.

Untuk itu, Sumaji menyatakan, pihaknya akan segera membuka kembali lokasi wisata tersebut. “Setelah kita bersihkan, akan segera kita buka kembali dalam jangka dekat. (jati).

Keterangan Gambar : Air Terjun Sedudo yang barusan mengalami musibah dan ditutup total