ADAKITANEWS, Tulungagung – Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung menetapkan calon peserta Pilkada Tulungagung, yang dijadwalkan pada 12 Februari mendatang, maksimal 3 hari atau paling lambat pada 15 Februari, pasangan calon harus menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

“Pasangan calon yang telah ditetapkan oleh KPU, harus menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye. Laporan itu termasuk asal dana maupun jumlahnya, yang harus diserahkan hinga 15 Februari,” kata Komisioner KPU Tulungagung, Agus Safei, Kamis (01/02).

Agus Safei menjelaskan, dalam LADK tersebut meliputi informasi mengenai rekening khusus dana kampanye, saldo awal, asal sumbangan yang sumbernya dari pasangan calon, partai politik atau gabungan parpol, maupun pihak lain.

Disampaikan Agus Safei, jumlah sumbangan dana kampanye yang berasal dari partai politik atau gabungan partai politik paling banyak sebesar Rp 750 juta setiap parpol selama masa kampanye. Sedangkan dana kampanye yang berasal dari perseorangan, maksimal Rp 75 juta, dan maksimal Rp 750 juta bagi penyumbang dari pihak lain atau kelompok badan hukum swasta.

Tentang dana kampanye ini, Agus merujuk peraturan KPU (PKPU) nomor 5/2017 tentang dana kampanye, sumbangan dana kampanye bisa berupa uang, barang dan jasa. Adapun dana kampanye paslon dari partai politik atau gabungan bersumber dari harta kekayaan pribadi paslon, dari keuangan partai politik atau gabungan partai politik yang mengusulkan paslon, dan terakhir dari sumbangan yang sah menurut hukum atau pihak lain.(bac)

Keterangan gambar : Agus Safei ketika acara talkshow tahapan Pilkada di sebuah radio.(ist)