ADAKITANEWS, Kota Madiun – Empat hari menjelang Idul Fitri 2017, Forkopimda Kota Madiun meninjau serta memastikan kesiapan fasilitas umum serta objek vital dalam menghadapi libur panjang Idul Fitri tahun 2017.

Rombongan pejabat utama Pemerintahan Kota Madiun tersebut berangkat dari Balaikota Madiun sekitar pukul 09.00 WIB. Dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, rombongan pertama kali menyambangi Pasar Besar Madiun. Di pasar tradisional terbesar di Kota Madiun tersebut, para pejabat berkeliling pasar serta berinteraksi dengan pedagang maupun pembeli yang sedang beraktivitas.

Berdasar pantauan Tim Adakitanews.com, hal utama yang ditanyakan adalah mengenai ketersediaan stok dan juga masalah harga. Secara acak rombongan Forkopimda menuju pedagang sayuran, bumbu dapur, daging ayam, daging sapi serta sembako.

Hasilnya, secara umum kondisi perdagangan di Pasar Besar tersebut tidak memiliki permasalahan bererti baik dari sisi stok maupun harga jual. Memang diketahui, sempat terjadi kenaikan agak signifikan di komoditi daging sapi dari harga normal Rp 100 ribu per kilogramnya menjadi Rp 120 ribu setiap kilogramnya, atau mengalami kenaikan sekitar 20 persen.

Meninggalkan pasar besar, rombongan meninjau kesiapan RSP dr Soedono. Di rumah sakit milik pemerintah provinsi tersebut, selain mendapat penjelasan dari direktur rumah sakit, dr Bangun Tripsila Purwaka, jajaran Forkopimda juga sempat meninjau ruang perawatan.

Kunjungan berlanjut menuju ke stasiun kereta api Kota Madiun. Di stasiun kereta api itu, pejabat teras Kota Masiun disambut langsung oleh Kepala Daerah Operasi 7 Madiun Yoshita. Rombongan pertama kali menuju loket penjualan tiket, untuk mengetahui jumlah masyarakat khususnya dari Kota Madiun yang menggunakan jasa kereta api.

Agenda dilanjutkan meninjau ruang tunggu VIP, peron, ruang kesehatan, hingga ruang pengamanan. Diketahui, saat ini stasiun Madiun dalam pengamanannya telah dibantu oleh personel dari Brimob bersenjata laras panjang serta satuan K-9. “Tujuan pengamanan itu semata-mata untuk memberikan rasa aman dan nyaman penumpang yang mempercayai kereta api sebagai alat transportasi,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto.

Sementara itu selepas dari stasiun, rombongan bergeser menuju Rumah Sakit Umum Daerah Sogaten. Di rumah sakit plat merah tersebut para pejabat Forkopimda langsung mendapat penjelasan tentang kesiapan rumah sakit dalam menghadapi libur Idul fitri tahun 2017 dari Direktur RSUD Sogaten, Resti Listiyanti.

Selain memperoleh penjelasan, rombongan juga menyempatkan masuk ke ruang IRD serta berinteraksi dengan perawat maupun dokter yang saat itu sedang bertugas.

Para pejabat juga meninjau Depo Pertamina di jalan Yos Sudarso Kota Madiun. Di lokasi tersebut, Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto menanyakan kepada Parwoto, Kepala Operasional Terminal BBM Madiun mengenai jaminan ketersediaan stok BBM berbagai jenis saat Idul Fitri.

Terakhir, rombongan meninjau kesiapan personel serta fasilitas di terminal Purboyo Kota Madiun. “Tujuan pemantauan ini untuk memastikan kesiapan seluruh fasilitas umum seperti pasar, rumah sakit, stasiun, terminal serta Depo Pertamina dalam menghadapi libur panjang hari raya. Setelah dilakukan peninjauan dapat disimpulkan jika seluruh fasilitas umum sudah sangat siap menghadapi libur Idul Fitri tahun 2017” jelas Wakil Walikota Sugeng Rismiyanto kepada Tim Adakitanews.com.(bud)

Keterangan gambar : Sidak Forkopimda di fasum Kota Madiun.(foto : budiyanto)