ADAKITANEWS, Tulungagung – Pelaksanaan tahapan Pilkada serentak 2018 di Tulungagung diwarnai berbagai aksi penolakan. Ribuan massa yang tidak puas dengan hasil penetapan bakal calon oleh KPU Tulungagung, bahkan melakukan aksi unjuk rasa di kantor KPU Tulungagung.

Lantaran tidak mendapat kata sepakat, massa mulai emosional. Sementara petugas Kepolisian Resort Tulungagung bersama pasukan dari Kodim 0807/Tulungagung, sigap menghadang dan merapatkan barisan.

Situasi yang menegangkan tersebut pun akhirnya berujung ricuh. Massa mulai berbuat ulah dengan melempari aparat, dan bentrok pun tidak terhindarkan. Massa akhirnya terpaksa disemprot menggunakan air dari kendaraan water canon, hingga personel Dalmas Polres Tulungagung berhasil memukul mundur para pendemo.

Kejadian ini merupakan bagian dari skenario simulasi Sistem Pengamanan Kota, dalam rangka pengamanan Pilkada 2018. Simulasi yang dilaksanakan di depan kantor Bupati Tulungagung ini melibatkan ribuan peserta dari jajaran Polres Tulungagung, Kodim 0807/Tulungagung, Satpol PP Tulungagung, dan Brimob Polda Jatim, serta masyarakat.

Dalam adegan simulasi tersebut, selain diwarnai bentrok, juga terjadi aksi kejar-kejaran kendaraan roda empat, antara perusuh yang berupaya menggagalkan Pilkada dengan aparat kepolisian.

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, usai digelar simulasi mengatakan, sejauh ini tahapan Pilkada yang telah dilaksanakan berlangsung secara kondusif. “Sampai saat ini, dari pantauan kami, suasananya masih kondusif. Semoga kondisi ini berlangsung hingga berakhirnya tahapan Pilkada,” kata AKBP Tofik Sukendar, Rabu (31/01).

Kapolres menyampaikan, dalam pengamanan Pilkada yang akan dilangsungkan pada 27 Juni mendatang, pihaknya akan menerjunkan pasukan pengamanan secara maksimal. “Kita tidak ingin ada gangguan keamanan dalam Pilkada mendatang. Karena itu akan kita terjunkan pasukan pengamanan secara maksimal, agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara tenang, dan damai,” tambahnya.

Kekuatan pasukan pengamanan Pilkada mendatang, rencananya akan berjumlah 1.458 orang yang terdiri dari kepolisian sebanyak 897 personel, anggota Kodim 0807 sejumlah 461 personel, dari Batalyon 511, 100 personel. Namun demikian, jika sewaktu-waktu diperlukan pasukan dari Brimob Polda Jatim juga telah disiapkan tergantung situasi di lapangan.(bac)

Keterangan gambar : Suasana simulasi yang digelar di depan Kantor Bupati Tulungagung.(foto : acta cahyono)