2015-09-07_15.07.162015-09-07_15.06.032015-09-07_15.06.44

ADAKITANEWS, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar PAUD Idol. Kegiatan ini sebagai upaya membangun kreatifitas para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kegiatan itu, iikuti oleh seluruh guru PAUD se-Kabupaten Nganjuk dan dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman. Selama 3 hari seja tanggal 3 September, para guru beradu kebolehan di pendopo Kabupaten Nganjuk.

Dalam sambutan pembuka, Taufiqurrahman mengharap bahwa guru PAUD harus lebih terbuka dengan pengetahuan yang baru,  sehingga dapat mengetahui informasi-informasi terbaru yang dapat diaplikasikan untuk untuk anak didik.

Selain itu Guru PAUD juga harus memiliki keyakinan diri yang baik pada setiap karyanya yang menjadikan Guru PAUD lebih percaya diri pada hasil yang dia buat sendiri. Kemampuan berinovasi juga diperlukan agar dapat memperoleh hal yang baru dalam teknis pembelajaran anak usia dini. “Dorongan yang penuh untuk bereksplorasi dengan berimajinasi sangat diperlukan untuk Guru PAUD agar dapat menghasilkan ide dan gagasan baru dalam proses pembelajaran anak,” ungkap Taufiqurrahman

Lebih lanjut Taufiqurrahman menjelaskan, karena berkecimpung di dunia pendidikan anak usia dini, pendidik PAUD harus cerdas, pandai menyikapi perkembangan zaman, pandai membaca apa yang dibutuhkan anak-anak di masa depan ketika kelak mereka dewasa, pandai memprediksi apa yang akan terjadi dengan cara-cara yang ilmiah.

Sangat disayangkan jika pendidik PAUD sendiri tidak memiliki kemauan untuk meningkatkan kualitas dirinya, padahal untuk meningkatkan kualitas anak didik tentu pendidik dulu yang harus berkualitas. “Untuk membuat anak-anak kita kaya dengan pengetahuan tentu pendidik dulu yang harus kaya, untuk memberi anak-anak bekal bagi masa depan mereka, pendidik dulu yang harus kaya dengan bekal,” tutur bupati.

Taufiqurrahman juga menambahkan, banyak cara untuk memperkaya diri dengan pengetahuan di antaranya dengan membaca berbagai literatur, rajin menambah pengetahuan melalui seminar-seminar dan pelatihan-pelatihan.

Lebih jauh Taufiqurrahman mengatakan terselenggaranya kegiatan PAUD Idol ini menunjukkan bahwa Pemkab Nganjuk senantiasa memberikan perhatian bagi kemajuan PAUD. Disamping itu tujuan digelarnya acara ini untuk dijadikan motivasi dan dorongan agar kemampuan kualitas para guru PAUD semakin meningkat dalam memberikan pelajaran kepada peserta didiknya.

Menurut Taufiqurrahman, kebutuhan anak-anak di pelosok desa untuk mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang sesuai pun semakin tinggi. Namun demikian eksistensi PAUD bukan tanpa kendala, dimana masalah distribusi dan kompetensi tenaga guru PAUD belum maksimal.

“Terselenggaranya acara PAUD Idol, bukan saja menjadi ajang mencari juara, tetapi melatih kemampuan guru PAUD,” tandas Taufiqurrahman.

Dalam acara PAUD Idol yang digelar  melombakan, kreativitas menyanyi lagu anak untuk pengajar PAUD dan TK, kemudian lomba nyanyi untuk bunda PAUD tingkat Kecamatan dan desa serta kelurahan. Selain itu juga ada loma yel-yel PAUD untuk satu regu ada 10 pengajar PAUD.(adv/jati).