ADAKITANEWS, Nganjuk – Ribuan warga baik dari Nganjuk maupun berbagai daerah lain, memadati jalan-jalan protokol mulai dari alun-alun Nganjuk hingga kawasan GOR Bung Karno, Jalan Barito, Begadung Kecamatan Nganjuk, Sabtu (15/04). Antusiasme itu ditunjukkan warga dalam acara Pawai Budaya Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1080.

Acara yang dibuka secara langsung oleh Bupati Nganjuk, Drs H Taufiqurrahman tersebut langsung menyita perhatian warga. Pasalnya, ada berbagai hiburan serta pertunjukan budaya yang sengaja disuguhkan untuk menghibur masyarakat. Diantaranya tari-tarian tradisional, parade drumband, hingga pertunjukan budaya oleh berbagai Kota/Kabupaten lain di Jawa Timur.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Nganjuk, Gondo Hariono mengatakan, kegiatan Pawai Budaya tersebut merupakan rangkaian dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1080. Gondo mengatakan, selain untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, Pawai Budaya juga merupakan upaya untuk melestarikan budaya bangsa, baik yang asli dari Nganjuk maupun daerah lain.

“Pawai Budaya ini merupakan rangkaian acara Hari Jadi. Sebelumnya ada Pawai Alegoris yang menggambarkan perpindahan pemerintahan Kabupaten Nganjuk dari Berbek ke Nganjuk. Dan kali ini, Pawai Budaya adalah melestarikan berbagi, baik yang dari daerah Nganjuk, maupun dari daerah-daerah lain,” ujarnya.

Gondo menambahkan, kegitan Pawai Budaya juga diharapkan bisa turut mempromosikan berbagai potensi wisata, khususnya yang ada di Kabupaten Nganjuk. “Ini juga dalam rangka upaya mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Nganjuk,” imbuhnya.(adv/hms/kur)

Keterangan gambar: Kegiatan Pawai Budaya dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1080.(dok. Humas Pemkab Nganjuk)