ADAKITANEWSIMG_20150331_231817IMG_20150331_231833, Kediri – Pasar Sayur baru yang berlokasi di Desa Tulungrejo,Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri rawan pencuri. Pasalnya, kondisi pasar yang tidak mampu menampung seluruh pedagang ini terlihat semrawut.

Para pedagang yang tidak mendapat tempat, terpaksa menjajakan barang dagangannya di pinggir lapak yang tersedia.  Hal itu membuat lalu lintas di pasar berjubal.

Para pedagang mengeluh, semrawutnya kondisi pasar menjadi rentan terjadinya pencurian. Sebab, kondisi dagangan para pedagang yang tidak kebagian kios menaruh dagangan ditempat terbuka, hingga mudah untuk dicuri. Para pedagang hanya menutupi barang dagangannya dengan kain terpal saat mereka tutup.

“Bagaiana lagi, banyak pedagang yang tidak mendapat kios. Sehingga para pedagang tidak bisa bertransaksi dengan nyaman. Selain itu saya dan para pedagang juga was-was terhadap barang dagangan kita,” ungkapnya, Selasa,(31/03).

Sementara, salah seorang sopir angkutan barang di pasar itu mengeluh sempitnya akses jalan masuk ke pasar yang baru ditempati itu. “Jalan masuknya sempit mas, sementara jumlah kendaraan yang masuk pasar sangat banyak. Akhirnya berjubal dan sering macet,” jelas Arip, salah seorang sopir angkutan barang.

Para pedagang dan sopir berharap, ada penataan lagi yang lebih baik di pasar tersebut. Jika tidak, mereka khawatir pasar itu akan ditinggal oleh para konsumen, sebab kondisinya tidak nyaman.(blot).

Keterangan Gambar : situasi Pasar Sayur Baru di Pare yang berjubel dan terbuka