2015-09-02_21.40.05

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Menjelang panen raya, harga buah nanas mulai turun. Turunnya harga buah nanas itu menurut para petani dan pedagang karena menurunnya daya beli masyarakat akibat menurunnya kurs rupiah dengan dolar.

Hal itu diungkapkan para pedagang nanas di Pasar Grosir Ngronggo, Kota Kediri. Mereka mengeluhkan lesunya permintaan buah nanas dari luar daerah. Padahal tahun sebelumnya, menjelang musim panen sebagaimana saat ini permintaan meningkat.

“Saat ini masih lesu mas, sampai saat ini permintaan dari luar daerah sangat jarang. Berbeda dengan panen tahun lalu, seperti ini sudah ramai permintaan,” ungkap Miskan seorang petani sekaligus pedagang nanas dari Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Rabu, (02/09)

Diakuinya, harga nanas yang masuk katogori nanas kualita A biasanya seharga Rp. 3.000 kini menurun pada harga Rp. 2.800, nanas B, harganya Rp. 2.800 kini menjadi Rp. 2.500, nanas C, yang sebelumnya Rp. 2.000 kini Rp. 1.500. Dari hasil penjualan nanas ke daerah Bandung untuk keperluan industri jajanan, omzet yang diraup tidak sebanding dengan jarak tempuh penjualan

Ditemui diarea pasar grosir Ngeronggo, salah seorang pedagang nanas mengakui turunnya omzet penjualan nanas di tingkat daerah maupun ditingkat suplayer.”Kami tidak pikir pusing yang penting bisa makan sudah cukup. Daya beli masyarakat sudah sangat menurun, apalagi kalau untuk beli buah nanas. Mungkin karena dolarnya semakin tinggi saat ini yang mengakibatkan harga kebutuhan pokok naik,” ungkap Siti pemilik toko nanas dari Tinalan Kediri.(Blot)

Keterangan Gambar : harga Nanas yang terus turun akibat rendahnya permintaan dari luar daerah