ADAKITANEWS,Nganjuk-20150322-00568 Nganjuk – Agus Priyanto alias Upik,16, Pelajar kelas VIII sebuah SMK, warga jalan. MT Haryono III no 64 kelurahan Ploso Kecamatan/ Kabupaten Nganjuk, diduga hilang terseret arus sungai Cangkringan. Hingga kini, jasad pelajar ini belum berhasil ditemukan. Tim badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dan taruna tanggap bencana (Tagana) berupaya mencari belum berhasil menemukan korban.

Sumber adakitanews.com menerangkan, Minggu (22/3) pagi sekitar pukul 09.00 Wib, Korban bersama ke-7 rekannya yakni  Nanang,15. Topik,16. pendik,15. Bima (kelas 3 smp), lutfi (kelas 4 SD), Gandi (Kelas 2 SD) dan Aldi (Kelas 5 SD)semuanya asal Kelurahan Ploso Kecamatan/Kabupaten Nganjuk berangkat pergi mancing ke sungai Cangkringan di Kelurahan Cangkringan Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

Sesampai di sungai, mereka memilih tempat sendiri-sendiri di pinggir sungai untuk memancing ikan. Ketika itu, korban mancing di sebelah selatan pintu air yang berjarak sekitar 50 meter.

Sekira pukul 11.00 Wib, karena perolehan ikan hanya sedikit, korban mengajak rekan-rekannya pindah tempat. Saat korban pindah di dekat pintu air sebelah selatan Dam Sungai yang jaraknya sekitar 25 meter, tiba-tiba senar Pancing milik korban tersangkut benda di dalam sungai. Korban mencoba  turun ke sungai membenahi kait dan senar pancingnya. “Ketika itu langsung saya ingatkan, jangan jebur ke sungai, karena sungainya dalam,” terang Lutfi.

Namun, korban tidak mau diingatkan dan bersikukuh menjeburkan diri ke sungai. “Aku bisa berenang,” ucap lutfi menirukan Korban.

Tak ayal, karena arus sungai yang deras dan dalam, begitu korban menjeburkan diri ke sungai. Korban hanyut terbawa arus, meskipun korban sempat berenang. “Ketika dia renang, mungkin dia kehabisan nafas, dan akhirnya dia hanyut,” terang Nanang.

Melihat kejadian ini, teman korban berteriak minta pertolongan warga. Warga pun langsung melaporkan kejadian ini Polsekta Nganjuk, BPBD dan Tagana Dinsos Kabupaten Nganjuk.

Mendapat laporan, petugas Polsekta Nganjuk, Tim Evakuasi dari Relawan BPBD Kabupaten Nganjuk dan  Relawan Tagana Dinsos Kabupaten Nganjuk serta Masyarakat segera melakukan pencarian tubuh korban.

Namun hingga berita ini diunggah, Tim evakuasi belum dapat menemukan tubuh Korban. Masyarakat masih antusias melihat tim evakuasi mencari tubuh korban. (Jati/kmto)

Keterangan Gambar : Tim Tagana, BPBD dan pihak Polsekta Nganjuk saat mencari korban tenggelam