ADAKITANEWS, Blitar – Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) dipastikan tidak bisa berlangsung tahun ini.

Kepala Bidang Perbaikan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Sudarman mengatakan, saat ini proses pembangunan JLS masih sampai pada tahap Detail Enginering Design (DED). Karena pada tahap ini perlu desain yang tepat dan sesuai dengan kondisi jalur yang akan dibangun.

“Saat ini prosesnya masih pada tahap desain, baru setelah itu kita buka lelang yang diperkirakan akan kita lakukan sekitar akhir tahun. Sehingga otomatis pembangunan JLS akan mundur tahun depan,” kata Sudarman, Selasa (25/04) siang.

Untuk anggarannya, lanjut Sudarman, Pemerintah Pusat sudah menyetujui sebesar Rp 1 triliun. Dan untuk pembangunannya, rencananya bakal dilakukan secara multiyears atau lebih dari 1 tahun. “Untuk anggarannya sebesar Rp 1 triliun. Sedangkan pembangunan JLS ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2019,” jelasnya.

Sudarman menuturkan, pembangunan JLS sepanjang 62 kilometer ini merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Sedangkan Pemerintah Daerah hanya menyediakan lahannya saja.

Pembangunan JLS ini dimulai dari Kecamatan Bakung yang berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung sampai dengan Kecamatan Wates yang berbatasan dengan Kabupaten Malang. “Jalur JLS ini akan melewati 4 Kecamatan, diantaranya Kecamatan Bakung, Wonotirto, Panggingrejo, dan Wates,” imbuhnya.(blt2)

Keterangan gambar: Sudarman, Kepala Bidang Perbaikan Jalan dan Jembatan Kabupaten Blitar.(dok. Adakitanews.com)