Pembunuh Fany Angrima Lestari Adalah Teman di Jejaring Sosial

ADAKITANEWS2015-09-19_21.16.43, Kota Kediri – Polres Kediri Kota menggelar kasus pembunuhan seorang mahasiswi Universitas Wijaya Kusuma(UWK) Fany Anggrima Lestari,18, warga Desa Kedondong Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk. Dari hasil penyelidikan pihak Kepolisian, dalang pembunuhan adalah teman korban disebuah jejaring sosial, Sabtu(19/09).

Setelah melakukan perjanjian untuk kopi darat antara pelaku dan korban (Fany Anggrima Lestari), pelaku membawa korban masuk kesebuah mobil Toyota Avanza dengan nopol AG 1948 AO. Di dalam mobil tersebut pelaku sebanyak dua orang bernama Zainul Hasan Bashori,23, warga Jati Rejo Nganjuk sekaligus dalang pembunuhan ditangkap pada saat hendak menaiki bus di daerah Wilangan Nganjuk dan Ramadhon Daru Wibisono,24, warga Desa Semen Kecamatan Semen teman dari  Zainul.

“Penangkapan kepada kedua pelaku adalah hasil penyelidikan dan pantauan dari Handphone korban yang dibawa kabur pelaku,”ungkap AKBP Bambang W Baiin Kapolres Kediri Kediri Kota.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, kedua pelaku menghabisi korban di dalam mobil yang bertempat di Kecamatan Grogol dan membuangnya ke daerah Semen.  Pembunuhan bermula pada saat ZHB yang meminta uang tebusan kepada orang tua korban tidak direspon.

Sehingga membuatnya marah dan mencekik korban sedangkan DR memukul kepala korban bagian belakang menggunakan helm KYT merah.”Selain dicekik juga kepalanya dipukul dengan Helm dengan merk  KYT,” jelas AKBP Bambang W. Baiin pada awak media.

Dari hasil penyelidikan dapat dihimpun barang bukti berupa; Satu unit Toyota Avanza, 2 BB Handphone korban, helm KYT, masker, baju pelaku saat melakukan pembunuhan, dan motor matic mio dengan nopol AG 4360 SF  milik pelaku, kata AKBP. Bambang W. Baiin.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut kedua pelaku pembunuhan dikenai pasal berlapis pembunuhan dengan kekerasan dan perampokan sesuai dengan KUHP Pasal 340 Subsider 338 Subsider 365 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(blot/Zay)

Keterangan Gambar : Kedua pelaku pembunuh mahasiswa kedokteran saat ‘dikeler’ oleh pihak kepolisian

Recommended For You