Pemerintah Pusat Bakal Kucurkan Anggaran Rp. 3,5 T Untuk Perkebunan Tebu

ADAKITANEWSIMG_20150206_153538, Jombang – Semakin terpuruknya petani tebu beberapa tahun terakhir, menjadi perhatian khusus Pemerintah Pusat. Agar tidak semakin terpuruk maka Pemerintah akan mengalokasikan dana sekitar Rp. 3,5 triliun untuk injeksi perkebunan tebu.

Ada banyak permasalahan dalam lingkup pertanian tebu, mulai dari petaninya yang rugi hingga jutaan rupiah bahkan di pabrik tebu sendiri juga banyak permasalahan dengan alasan mesin pabrik yang sudah tua. Persoalan itu menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Pemerintah sendiri melalui Penanaman modal dalam negeri (PMN) akan memberikan modal sekitar Rp. 3,5 triliun untuk menyelesaian persoalan tersebut.

“Melalui PMN kami akan memberikan modal kalau gak salah 3,5 T untuk injeksi permodalan perkebunan yang menangani pertebuan” ujar Suryo Alam anggota DPR RI Komisi VI DPR RI dalam acara penyerapan aspirasi masyarakat di Jombang pada Jumat,(6/2).

Namun, modal ini masih dalam proses pembahasan dan baru disetujui minggu depan. Lebih lanjut Suryo Alam menuturkan ada dana dari pemerintah yang akan dikucurkan melalui PTP untuk peningkatan kapasitas dan lain sebagainya. “Ini tujuannya meningkatkan produktifitas dan mengurangi harga pokok” jelasnya

Menurut Suryo harga pokok ini sudah termasuk harga pokok dari petani agar keuntungannya nyata. “Targetnya itu Rp5.500 – Rp 5.600 harga pokok itu supaya turun, jadi kalau harga gula itu Rp 7.500 – Rp 7.600 itu untungnya nyata” terangnya.

Untuk perkebunan ada dana dari¬† pemerintah melalui PTP, sedangkan menurut Suryo untuk petani melalui bibit tebu dan kredit. “Ada beberapa departemen yang ditugaskan. Departemen BUMN dan juga Departemen pertanian” jelasnya.

Program ini adalah program berkelanjutan dan akan berlaku selama 3 tahun. “Ini program berkelanjutan selama tiga tahun dan akan dikencengi terus” jelasnya. (Zay).

Recommended For You