ADAKITANEWS, Tulungagung – Sebanyak 24.565 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Tulungagung akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya, mereka bakal memperoleh bantuan seragam dan perlengkapan sekolah dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di dua tempat yakni SDN 2 Kedungsoko dan SMPN 5 Tulungagung, dan diberikan langsung oleh Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Selasa (5/9/2017). Saat penyerahan bantuan, Syahri Mulyo didampingi Wakil Bupati Maryoto Bhirowo, Kepala BPKAD, Hendrik Setyawan dan Plt Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga, Iswanto.

Bantuan ini merupakan rangsangan untuk suksesnya pendidikan dasar 9 tahun yang ditujukan kepada anak usia tujuh tahun sampai dengan lima belas tahun, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Pelaksanaan bantuan penyelenggaraan pendidikan gratis yang merupakan program Pemkab Tulungagung tersebut, untuk membantu penyediaan pendanaan biaya personal dan biaya operasional bagi peserta didik untuk SD Negeri dan SMP Negeri.

Biaya personal itu, meliputi biaya untuk kebutuhan personal siswa berupa seragam sekolah dan perlengkapan sekolah. Sedangkan untuk biaya operasional meliputi biaya untuk kebutuhan personal, yakni meliputi kegiatan ekstrakurikuler, PHBN, kalender sekolah dan buku pendamping. “Bantuan ini kami berikan bagi siswa baru yang masuk sekolah di tingkat SD maupun SMP,” ungkap Syahri Mulyo.

Total bantuan yang bersumber dari APBD Tulungagung ini adalah sebesar Rp 30,4 miliar yang diberikan kepada 12.493 siswa dari 612 Sekolah Dasar, dengan anggaran sebesar Rp 14,5 miliar. Sedangkan untuk SMP sebanyak 48 sekolah dengan siswa sebanyak 12.072 siswa, yang menghabiskan anggaran Rp 15, 9 miliar.

Bantuan tersebut berupa seragam Putih Merah untuk SD, seragam Putih Biru untuk SMP, seragam batik untuk SD dan SMP. Selain itu juga seragam Pramuka dan kaus Olahraga untuk SD dan SMP. Demikian juga untuk Sepatu, kaus kaki, ikat pinggang topi dan tas sekolah diberikan secara gratis untuk siswa SD maupun SMP.

Sementara tahun ini baru diberikan kepada SD dan SMP Negeri saja. Sedangkan untuk untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) belum bisa dilaksanakan tahun ini.
“Nantinya untuk MI dan MTs, pasti akan kami anggarkan namun bantuan langsung kami berikan kepada siswa bukan kepada lembaga,” papar Syahri.

Syahri menepis bantuan ini bernuansa politis, meski saat ini dirinya berancang-ancang untuk maju kembali dalam Pilkada mendatang. “Untuk ke depannya bantuan seperti bisa terus diprogramkan oleh Pemkab Tulungagung. Dan perlu diketahui program ini sudah direncanakan jauh – jauh hari yang merupakan visi dan misi pemerintahan, jadi ini tidak ada unsur politik,” tegasnya.(ta1)

Keterangan gambar : Syahri Mulyo, Bupati Tulungagung saat menyerahkan bantuan seragam secara simbolis.(ist)