ADAKITANEWS, Kota Blitar – Banyaknya lansia terlantar, membuat Pemerintah Kota Blitar harus berupaya keras agar bisa segera membangun panti jompo. Walikota Blitar, Samanhudi Anwar mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan titik terang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk membangun panti jompo, yang rencananya bakal dilakukan pada tahun 2018 mendatang.

Samanhudi menjelaskan, sebelum memutuskan untuk membangun panti jombo di wilayahnya, pihaknya sudah beberapa kali melakukan konsultasi dengan Pemprov. “Keberadaan panti jompo saat ini sangat penting. Dan alhamdulillah kita sudah mendapat lampu hijau dari Pemprov untuk membangun panto jompo pada tahun 2018,” kata Samanhudi, Jumat (07/04).

Menurut Samanhudi, selama ini jika ada lansia terlantar di Kota Blitar masih menumpang di panti jompo Provinsi. Sedangkan panti jompo milik Provinsi, sudah tidak bisa menampung semua lansia terlantar. “Ya maka dari itu, kita ngotot ingin cepat membangun panto jompo. Agar lansia terlantar bisa terurus dengan baik,” ungkapnya.

Untuk saat ini, lanjut Samanhudi, pihaknya sudah menyiapkan beberapa lokasi untuk membangun panti jompo. Seperti di tanah aset Pemkot di Kelurahan Bendo Kecamatan Kepanjenkidul. “Kita siapkan beberapa lokasi yang merupakan aset Pemkot. Seperti aset kita yang berada di Kelurahan Bendo,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Priyo Istianto, sampai saat ini penanganan lansia memang belum maksimal. Karena untuk dikirim ke panti jompo Provinsi harus menunggu antrean terlebih dahulu. “Panti jompo milik Pemprov memang membawahi beberapa daerah. Sehingga kita harus antre jika ingin mengirim lansia kesana,” ungkapnya, Jumat (07/04).

Keterangan foto: Samanhudi Anwar, Walikota Blitar.(dok. Tim Adakitanews.com)