ADAKITANEWS, Kota Kediri – Pemerintah Kota Kediri mengaku tidak ikut campur dalam permasalahan bangunan Universitas Brawijaya Kota Kediri, yang gentingnya dicopoti oleh Sub Kontraktor. Pemkot mengatakan bahwa pihaknya hanya berurusan dengan Kontraktornya langsung.

Kabag Humas Pemkot Kediri, Apip Permana melalui pesan singkat Whatsapp mengatakan kepada Tim Adakitanews.com, bahwa pihaknya hanya akan berurusan dengan Kontraktor bangunan UB, dan tidak ada sangkut pautnya dengan tindakan Sub Kontraktor yang mencopoti genting bangunan Universitas Brawijaya Kota Kediri. “Pemkot hanya berhubungan dengan Kontraktor,” ujarnya singkat, Jumat (21/04) malam.

Saat ditanya lebih lanjut terkait apa tindakan Pemkot Kediri dengan adanya masalah tersebut, Apip Permana belum menjawabnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 500 genting bangunan Universitas Brawijaya Kota Kediri dicopoti oleh pihak Sub Kontraktor, pada Jumat (21/04), lantaran belum lunas pembayarannya. Sebelumnya pihak Kontraktor berjanji kepada Sub Kontraktor membayar pada Kamis (20/04), namun setelah ditunggu hingga malam belum juga ada pelunasan, dan justru kembali berjanji melunasinya pada Jumat (28/04) depan.

Ada sekitar 7 Sub Kontraktor yang belum dilunasi oleh Kontraktor bangunan Kampus UB yang berada di Kelurahan Mrican Kota Kediri tersebut. Informasi yang didapat oleh Tim Adakitanews.com, pada Sabtu (22/04) kemungkinan besar Sub Kontraktor yang lain juga akan ikut mencopoti barang-barang miliknya, seperti kaca jendela, AC, dan kerangka galvalum.(udn)

Keterangan gambar : Proses pencopotan genting oleh Sub Kontraktor yang mendapat pengamanan dari pihak kepolisian .(dok. Adakitanews.com)