ADAKITANEWS, Kota Madiun – Pebisnis toko retail di Kota Madiun untuk sementara waktu harus menahan dulu keinginannya. Hal itu lantaran Pemerintah Kota Madiun saat ini masih menangguhkan terlebih dahulu perizinan pendirian toko retail modern atau akrab disebut minimarket.

Bukan tanpa alasan jika Pemkot bertindak seperti itu. Alasan utamanya adalah adanya niat dari Pemkot untuk melindungi keberadaan pedagang tradisional.

Maidi, Sekretaris Daerah Kota Madiun mengatakan jika tidak ada pembatasan atau pengendalian berdirinya minimarket, dikhawatirkan dampaknya berimbas kurang baik bagi pelaku ekonomi kerakyatan bahkan bisa saja menjadi kolaps. Padahal Pemkot berkomitmen untuk menguatkan pelaku ekonomi yang produktif.

“Pokoknya seperti Indomaret ataupun Alfamart sama Pak Walikota ditangguhkan terlebih dahulu,” tegas Sekda, Jumat (03/11).

Masih menurut Maidi, Pemkot akan utamakan pelaku ekonomi produktif utamanya di pasar tradisional. Dan wajib bagi pemerintah untuk memberikan ruang kepada pedagang di pasar tradisional.

“Anda lihat Pemerintah Kota Madiun sudah melakukan upaya revitalisasi serta merenovasi beberapa pasar tradisional. Tujuannya agar mampu bersaing dengan toko modern yang saat ini ada di Kota Madiun,” jelentrehnya.

Ternyata tidak hanya terkait toko modern, lanjut Sekda, Pemerintah Kota Madiun juga akan mengkaji permohonan izin oleh pengusaha hotel berbintang. Utamanya bagi investor yang berniat ekspansi usahanya di Kota Madiun.

Pemkot Madiun mengaku sangat tidak menginginkan terjadi persaingan yang tidak sehat. Baik bagi investor baru, investor lama, maupun investor yang masih dalam proses berjalan.

“Hingga saat ini ada tiga hotel berbintang yang sudah mengajukan izin usahanya ke Pemerintah Kota Madiun, yang jelas akan kita kaji lebih dahulu, ” lanjut Maidi.

Sementara itu diketahui di Kota Madiun, ada 56 toko retail modern yang saat ini sudah beroperasi dan tersebar di tiga wilayah Kecamatan yang ada di Kota Madiun.(bud)

Keterangan gambar : Salah satu mini market atau toko retail modern di Kota Madiun.(foto : budiyanto)