Pencuri Satroni Sekolah Gasak Rukuh dan Sarung

@dakitanews Kediri – Ada-ada saja ulah kawanan pencuri saat melakukan aksinya di SDN Desa Plosolor, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Rabu (12/11). Para pencuri telah menggasak lima rukuh (mukena), satu sarung, tiga buah gitar merek yamaha,satu buah blue gas, satu kompor, saty buah tape merek polyttron,satu sanyo dan satu pasang sepatu. Akibat dari kejadian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian ditafsir Rp 3,5 Juta.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, kejadian pencurian di SDN Desa Plosolor diketahui pertama kali oleh Jumali, 48, tukang kebon SDN Poloslor yang juga warga setempat. Saat itu, Kamis, (13/11) pagi pukul 06.00 Wib dia seperti biasa datang ke sekolahan untuk bersih-bersih.

Alangkah terkejutnya, saat dia melihat pintu ruangan kantor guru sudah dalam terbuka, padahal tak ada guru maupun murid yang datang. Betapa kagetnya saat Jumali masuk ke ruangan tersebut, dia melihat kantor guru dalam keadaan acak-acakan.

Saat dicek lebih lanjut,  semua barang yang ada di kantor telah lenyap digondol maling. Mengetahui barang-barang hilang, jumali langsung melapor ke Polsek Plosoklaten.

Pada saat petugas mendatangi SDN Plosolor untuk melakukan olah TKP, petugas juga mendapat laporan di sekolah MI YPSM Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten juga telah mengalami kecurian beberapa barang, diantaranya 1 LCD proyektor merek accer, 2 vcd player, 1 power tape, 1 buah mic, 1 monitor lcd merek LG, 1 kabel oler 5 m dan 1 sanyo. Dari total tersebut ditafsir kerugian mencapai Rp 5,5 Juta.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Nandu Dyananta menuturkan, kejadian pencurian di dua lokasi sekolahan sedang dalam penyelidikan. “Kita koordinasi dengan Polsek Plosoklaten. Kami menduga pelaku pencurian lebih dari 1 orang dan di lakukan pada malam hari, “tutur Kasatreskrim.(gar)

Recommended For You