Penderita Epilepsi, Tewas Jeburkan Diri ke Sungai Brantas

ADAKITANEWS, Nganjuk – Seorang pemuda, Agung wibowo,20, asal Dusun Ngrengket Desa Rowomarto Kec Patianrowo. Yang memiliki riwayat  penyakit Epilepsi, ditemukan tewas tenggelam di sungai Brantas Dusun Bulak Desa Tirtobinangun Kecamatan Patianrowo. Kamis (29/1) pukul 08.15 wib.

Anak pasangan dari Jumain,50, dan Harti,47, warga Dusun Ngrengket Desa Rowomarto Kecamatan  Patianrowo, ini diduga sengaja menjeburkan diri ke sungai brantas karena pikirannya kalut dimarahi orang tuanya.

Informasi @dakitanews.com menyebutkan, Kamis (29/1) Pagi sekira pukul 08.00 wib korban  dimarahi orang tuanya. Sebab gara-gara korban yang dianggap pemalas oleh orang tuanya ini, sulit untuk dibangunkan dari tidurnya.

Tanpa alasan yang jelas, korban keluar meninggalkan rumah. Dalam keadaan pikiran yang gundah dan kalut ini, korban pergi ke pinggir sungai brantas. Entah pikiran apa yang menyelimutinya, tiba-tiba korban yang mempunyai riwayat penyakit epilepsi ini menjeburkan diri ke sungai brantas tersebut.

Menurut saksi mata dari sebelah timur   sungai brantas mengatakan, korban yang berada di pinggir sungai sebelah barat itu langsung menjeburkan diri  ke sungai.

Sekira pukul 09.50 wib, korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia ini, berhasil ditemukan tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Mayat korban langsung dibawa ke rumah sakit Kertosono untuk di otopsi.

Kapolsek Patianrowo, AKP Gede Putu Sinardana mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya bersama dengan tim identifikasi Polres Nganjuk segera datang ke lokasi kejadian. Selanjutnya jenazah korban dilarikan ke RSUD Kertosono untuk dimintakan visum. “Tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban, menurut pihak keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit epilepsi,”terang Kapolsek asal pulau dewata Bali ini. (kmto/jati)

Recommended For You