Pendidikan Konservasi di SMPN Dawai, Cara Lestarikan Spesies Khas Papua

818

rps20160803_233112ADAKITANEWS, Papua – Saireri Paradise Foundation (SPF) terus mendemonstrasikan pelestarian Spesies asli Papua pada setiap satuan pendidikan. Kemarin, Senin (25/07) mereka memberikan pendidikan konervasi di SMP Negeri I Dawai Yapen Timur Kabupaten Yapen, Papua.

Akmal Firdaus ketua tim edukasi SPF mengatakan, kampung Sawendui, Distrik Raimbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua merupakan rumah bagi 4 jenis Cendrawasih dan 4 Jenis Penyu yang keberadaannya semakin langka dan terancam. Permasalahan utama yang mengancam kelestarian burung Cendrawasih dan penyu adalah praktek perburuan ilegal bagi Cendrawasih dan konsumsi telur dan daging bagi Penyu.

“Oleh karenanya, memasuki tahun 2016 SPF menjalin kerjasama dengan PT Freeport Indonesia untuk menggalakkan kegiatan edukasi yang dikemas dalam program besar Program Edukasi Pelestarian Spesies Khas Papua di Sawendui 2016,” jelasnya

rps20160803_233014Akmal menambahkan, dalam kegiatan itu materi disampaikan didesain dengan golongan umur peserta yang notabene masih remaja, serta disesuaikan dengan kondisi lokal masyarakat Yapen Timur. “Kami membumbuinya dengan beberapa gambar, video serta contoh-contoh sederhana. Agar, materi konservasi bisa diserap dengan mudah dan menjadi tambahan wawasan bagi para siswa,” tambah Akmal Firdaus.

Kepala Sekolah Moses Rumperiai menyampaikam terimakasih serta kegiatan seperti itu bisa digelar secara rutin bagi para siswa agar mereka tumbuh menjadi kader-kader konservasi di kampungnya masing-masing.

Sebagai informasi, SMP Negeri Dawai merupakan satu-satunya sekolah setingkat SMP yang terdapat di Distrik Yapen Timur. Kegiatan tersebut diikuti oleh semua siswa kelas VII (Kelas I SMP), dan dipandu secara langsung oleh Kepala Sekolah Moses Rumperiai.(Zay)

 

Keterangan Gambar : Kegiatan pendidikan Konservasi di SMP N Dawai Yapen Timur Kabupaten Yapen, Papua oleh SPF.(foto:Ist)