ADAKITANEWS, Blitar – Selama tahun 2017 ini jumlah penerbitan paspor di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Blitar mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 lalu. Tahun ini jumlah paspor yang diterbitkan sebanyak 16.147, sedangkan tahun lalu mencapai 27.842.

Kepala Kanim Kelas II Blitar, I Nyoman Gedhe Surya Mataram mengatakan, untuk saat ini pengurusan paspor bisa dilakukan di mana saja. Selain itu, Imigrasi juga membuka kantor baru di beberapa tempat termasuk di Kediri dan Ponorogo. Dengan begitu, warga Kediri, Trenggalek, dan Ponorogo tidak lagi mengurus paspor di Kanim Blitar.

“Itu salah satu faktor yang memicu penerbitan paspor di Kanim Blitar turun. Saat ini kami hanya menangani wilayah Kota/Kabupaten Blitar dan Tulungagung. Untuk Trenggalek ikut Ponorogo. Tapi, kami tidak ada target harus menerbitkan berapa paspor dalam setahun,” kata Surya, Selasa (19/12).

Selain itu, lanjut Surya, tahun ini pihaknya juga menunda penerbitan paspor sebanyak 122. Penundaan ini karena persyaratan pengajuan paspor belum lengkap. “Rata-rata penundaan penerbitan paspor ini banyak dari warga yang ingin kerja di luar negeri,” pungkasnya.

Surya menjelaskan, Kanim Kelas II Blitar juga menerbitkan 344 izin tinggal keimigrasian pada 2017. Rinciannya, sebanyak 212 Izin Tinggal Kunjungan (ITK), 122 Izin Tinggal Terbatas (ITAS), dan 9 Izin Tinggal Tetap (ITAP).

“Kalau penerbitan izin tinggal keimigrasian ini paling banyak untuk keperluan wisata dan belajar. Sedangkan warga negara asing yang mengusulkan izin tinggal keimigrasian, paling banyak dari Taiwan dan Thailand,” paparnya.(fat/wir)

Keterangan gambar : I Nyoman Gedhe Surya Mataram, Kepala Kanim Kelas II Blitar saat menyampaikan hasil penerbitan paspor selama 2017.(ist)