ADAKITANEWS, Jombang – Jajaran Polres Jombang berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayahnya. Pelaku yang diamankan oleh Tim Khusus dari Polres Jombang ini merupakan jaringan peredaran narkoba yang diatur dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto saat pers rilis di Mapolres Jombang. Ia menuturkan bahwa tersangka mendapatkan barang haram tersebut dari penghuni Lapas di Madiun.

“Ini sangat disayangkan bahwa yang bersangkutan mengambil barangnya atau komunikasinya langsung dari narapidana yang ada di Lapas Madiun. Ini yang kesekian kalinya kami berurusan dengan jaringan perdagangan yang diatur dari dalam Lapas, sebelumnya kami berhasil ungkap peredaran narkoba yang diatur dari dalam Lapas di Pamekasan dan Pasuruan,” tutur Kapolres Jombang saat pers rilis di Mapolres Jombang, Senin (02/10).

Sementara itu, Kapolres Jombang juga akan mengimbau kepada seluruh stakeholder yang terkait untuk lebih ketat lagi dalam pengawasan. “Kami juga mengimbau kepada seluruh stakeholder terkait agar memperketat lagi supaya tidak lagi ada handphone yang masuk dalam lapas,” tandasnya.

Kapolres Jombang mengatakan, Fendi Dwi Wicakson, 38, berhasil diamankan oleh Tim Khusus yang dibentuk oleh Polres Jombang di sebuah rumah di Dusun Balongsuruh Desa Balonggemek Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang, pada Sabtu (30/09) lalu. Dari tangan pelaku tersebut, lanjut AKBP Agung Marlianto, didapatkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 33,79 gram serta 1 buah timbangan elektrik dan uang tunai sejumlah Rp 500 ribu serta beberapa barang bukti lainnya.

“Tim Khusus Satresnarkoba Polres Jombang berhasil mengamankan kurir sekaligus bandar narkoba dengan barang bukti sabu-sabu seberat 33,79 gram. Jumlah ini bisa dibilang besar di tingkatan Kabupaten Jombang,” ungkap Kapolres Jombang.

Kapolres Jombang melanjutkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 (2) Jo Pasal 112 (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Sesuai undang-undang yang berlaku, tersangka diancam pidana penjara minimal 6 tahun penjara dan denda Rp 800 juta,” tegas Kapolres Jombang.(ar)

Keterangan gambar: (tengah) Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto saat menunjukkan barang bukti.(foto:adi rosul)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/021017-ar-jombang-sabu-2-1024x685.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/021017-ar-jombang-sabu-2-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,jombang,lapas madiun,madiun,narkoba,sabu
ADAKITANEWS, Jombang - Jajaran Polres Jombang berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayahnya. Pelaku yang diamankan oleh Tim Khusus dari Polres Jombang ini merupakan jaringan peredaran narkoba yang diatur dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto saat pers rilis di Mapolres...