width=

Kediri(Adakitanews.com)—Penipuan bantuan dana mengatasnamakan BPJS Kesehatan marak di Kota Kediri. Masyarakat Kota Kediri beberapa waktu terakhir mendapat pesan singkat (SMS) yang menyatakan pemerintah akan memberikan dana bantuan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Dalam pesan tersebut juga menyertakan link formulir pengisian data diri. Salah satunya ialah Rosidah (43), asal Kelurahan Semampir Kecamatan Kota Kediri.

Merasa janggal, Rosidah segera mengkonfirmasi pesan yang diperoleh ke BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Kediri.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan KC Kediri, Hernina Agustin Arifin menjelaskan, informasi dalam pesan tersebut tidak benar.

BPJS Kesehatan tidak menjalankan program pemberian bantuan finansial kepada peserta JKN-KIS.

Dia menegaskan jika BPJS Kesehatan untuk saat ini tidak ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan pemberian bantuan dana ataupun kompensasi seperti dalam pesan.

Pada Februari ini, lanjutnya, BPJS Kesehatan KC Kediri beberapa kali menerima telepon yang menanyakan dan menginformasikan terkait pesan tersebut.

Hernina mengimbau, supaya masyarakat senantiasa mencermati kembali pesan yang diterima.

Dinamika pengelolaan program JKN-KIS selalu dipublikasikan melalui laman dan media sosial resmi BPJS Kesehatan.

“Apabila dicermati, alamat pengisian data diri ini bukan laman resmi. Laman resmi kami diakhiri dengan domain go.id, yang artinya web resmi lembaga Pemerintahan. Jika tidak diumumkan melalui laman ini, maka bisa dipastikan informasinya tidak benar,” jelasnya, Selasa (23/2/2021). (Oky).