Penjual Es Legen Yang Sukses Didik Anak Abdi Negara

907

2016-05-28_18.37.41ADAKITANEWS, Kediri- Suparman, warga Dusun Wonosari Desa Sambirejo Kecamatan Pare ini dinilai telah sukses mengantarkan keempat anaknya menjadi abdi negara. Banyangkan saja, meskipun kesehariannya menjadi seorang penjual es legen, Ia tetap tegas mendidik anak-anaknya untuk menuntut ilmu kejenjang atas agar kelak menjadi orang sukses dan dapat dibanggakan orang tua. Dalam menerapkan disiplin, kerap kali Suparman menggunakan petuah-petuah Jawa.

Semenjak pensiun menjadi pegawai batu bara di Kalimantan pada 2008 silam, Suparman berkeinginan mencari kesibukan untuk mengisi waktu luangnya. Berbekal kemauan untuk tidak bergantung pada anak, dirinya membuka warung es legen di jalanan Sambirejo yang cukup sederhara.”Jual es legen untuk mencari kesibukan,”ungkap Suparman.

Kebutuhan sehari-hari yang sudah terbilang cukup, tetap saja membuat Suparman tidak ingin serta merta menggantungkan hidupnya beserta sang istri pada anaknya yang sudah sukses berkarier. Keempat buah hatinya, kini telah menjadi para pegawai sukses dan abdi negara dengan karier yang cukup memuaskan. Kini keempat anaknya, telah berdinas di pertamina, pegawai batu bara, Polisi, dan Angkatan Udara Republik Indonesia(AURI).

“Petuah serta ketegasan dalam mendidik anak sangat perlu untuk mengantarkannya pada kesuksesan,”jelasnya.

Kesibukannya dalam menjual es legen, kerap kali mendapatkan penolakan dari sang anak. Namun, dirinya tetap bersikukuh menjual es legen sebagai aktifitas harian yang hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan. “Hasilnya hampir separuh setiap harinya mas,”terangnya.

Es legen yang ia jual, didapatkan dari seorang pengepul langganannya. Setiap pukul 07.30 wib, sang pengepul mengantar tiga sampai empat botol legen dengan harga total Rp. 75 ribu.”Legen adalah minuman dari sari kelapa yang menyegarkan,”urai Suparman.

Suparman berharap, anak-anaknya kelak tidak lagi mengeluh tentang kerasnya hidup pasca pensiun. Baginya, banyak aktifitas pasca pensiun sangatlah berguna bagi ketenangan pikiran.”Kita harus tetap bekerja, biar hidup lebih berarti,”urainya.

Sementara Wagimin, pelanggan setia es legen Suparman menuturkan, ketekunan dan kedisiplinan Suparmanlah yang mampu mengantarkan sang anak pada karier gemilang.”Mas Parman ini sudah cukup sukseslah mendidi anak,”ujar Wagimin.(blot)

Keterangan Gambar: Suparman saat menunggu para pembeli es legen di Sambirejo, Minggu(29/05).