Kediri(adakitanews.com)—Tradisi kupatan atau lebaran ketupat biasanya dirayakan di hari raya H+7. Momentum kupatan tentunya menjadi berkah bagi para penjual janur kelapa untuk sebagai bahan ketupat.

Beberapa penjual janur kelapa dan bahkan ketupat sudah berjajar di pasar Gurah Kabupaten Kediri. Masyarakat yang berkunjung di pasar tersebut juga tampak membeli janur dan bahan jadi ketupat.

Nampak Abdullah sedang sibuk mengerjakan pesanan membuat ketupat yang dibantu dengan putrinya. Abdullah, salah satu pedagang janur kelapa mengatakan memasuki hari raya ke tujuh para penjual janur ketupat kebanjiran pesanan.

Meski masih dalam situasi pandemi, penjualan ketupat di hari raya idul fitri tahun ini tetap tinggi. “Selama 3 hari terakhir bisa lebih dari 1000 buah ketupat sudah tejual,” ucapnya, Selasa (18/5/2021).

Abdullah menuturkan dalam satu hari ia bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Ia mematok harga untuk janur mulai 7 – 10 ribu rupiah per ikat yang isinya 10 buah.

“Tergantung ukurannya mas, kalau yang kecil Rp 7 ribu, kalau lumayan agak besar bisa sampai Rp 10 ribu,” tuturnya.

Abdullah bersyukur dengan momentum hari raya ini, ia tetap dapat penghasilan dari penjualan janur ketupat.(gar).