width=

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Nasib apes dialami Suwaji, 45, warga Dusun Mergoayu Desa Mergobener Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual manisan. Ia yang ketahuan mencuri kotak amal di musala Al Mansur Desa Tanggul Kecamatan Wonoayu terpaksa menerima pukulan dari warga yang marah setelah usahanya bersembunyi di balik pintu gagal, Kamis (03/11).

Informasi yang dihimpun, aksi nekat bapak dua anak ini dipergoki salah satu warga setempat saat mencongkel kotak amal yang berada di dalam musala sekitar pukul 13.30 WIB. Merasa ketahuan, sontak Suwaji langsung bersembunyi di balik pintu.

Usaha Suwaji bersembunyi ternyata gagal setelah warga yang sebelumnya memergokinya ternyata melapor ke warga lain hingga mengundang massa.

Suwaji akhirnya dibekuk warga dengan barang bukti uang pecahan dari dalam kotak amal berjumlah Rp 327 ribu. Warga yang terlanjur emosi pun langsung menghadiahi pelaku dengan pukulan. Beruntunt polisi segera datang ke lokasi dan Suwaji bisa segera diamankan meski mengalami bengkak di bagian kepala.

Kapolsek Wonoayu, AKP Heriyanto membenarkan adanya penangkapan tersebut. Saat ini, Suwaji masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Wonoayu guna proses selanjutnya. “Dengan dasar laporan dan barang bukti yang kita temukan dari tangan pelaku, selanjutnya tersangka kita bawa ke Mapolsek guna proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Heriyanto menambahkan, profesi pelaku sebenarnya adalah seorang penjual manisan yang berkeliling dari desa ke desa. Atas kejadian itupun, pihak Polsek Wonoayu telah menyita beberapa barang bukti diantaranya 1 buah kotak amal milik Musala Al Mansur, uang receh sebesar Rp 327 ribu, serta 1 unit motor Honda Grand nopol W 2638 YE milik tersangka.(kur)

Keterangan gambar: Suwaji saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Wonoayu.(ist)