width=

ADAKITANEWS, Kediri – Kapolsek Plemahan, AKP Suharjito sering kali mendapati penjual miras yang tidak memiliki izin. Bahkan sudah beberapa kali orang yang sama tertangkap dengan masalah yang sama juga. Pasalnya mereka tetap berjualan lantaran tidak ada sanksi yang lebih berat agar memberikan efek jera.

Salah satunya saat anggota Sabhara Polsek Plemahan melakukan operasi cipta kondisi di wilayahnya, Kamis (16/03) sekitar pukul 20.00 WIB. Yakni sebagai antisipasi efek dari beredarnya miras tanpa izin dan juga miras oplosan. “Meski di daerah Kecamatan Plemahan belum pernah jatuh korban gara-gara miras oplosan namun kita tetap antisipasi agar tidak terjadi hal tersebut,” cakap AKP Suharjito saat ditemui Tim Adakitanews.com, Jumat (17/03) siang.

Hasil dari operasi tersebut didapati 3 botol miras merk Kuntul dari rumah Suniman, warga Dusun Ngesong Desa Banjar Rejo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, 14 botol bekas air mineral berisi arak Jawa terdiri dari 6 botol besar serta 8 botol sedang dari warung milik Mujianto, di Dusun Jambean Desa Wonokerto Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Mereka berdua sudah tertangkap tangan menjual miras tak berizin 3 kali. “Saya usul kalau bisa ada revisi Perda terkait peredaran miras tanpa izin, kalau perlu ada tambahan hukuman kurungan untuk penjual agar ada efek jera pada pelaku,” imbuh AKP Suharjito.(kdr4)

Keterangan gambar : Kedua penjual miras tanpa izin saat diminta keterangan oleh petugas Polsek Plemahan.(ist)